PENDIDIKAN

Motivasi Kaum Pendidik, Zulinto Raih 10 Besar Lomba Pantun Nasional

Sibernas.com, Palembang-Guna memberi motivasi kepada para guru dan juga siswa ditengah Pandemi Covid-19 ini, Dinas Pendidikan Kota Palembang berupaya terus mendorong proses Pendidikan berjalan dengan penuh inovasi.

Hal tersebut guna mengurangi kejenuhan belajar dalam jaringan (daring) yang kini dialami siswa. Selain itu, meski Pandemi jangan menyurutkan siswa untuk terus berprestasi

Berangkat dari hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang H Ahmad Zulinto memberi motivasi dan teladan dengan mengikuti lomba pantun virtual nasional yang digelar Rumah Seni Asnur.

Bahkan ia, mendapatkan penghargaan dan masuk ke 10 besar dari lomba pantun tingkat nasional tersebut.

“Alhamdulillah ini salah satu penghargaan yang saya dapatkan dan tak disangka. Ini masuk 10 besar lomba pantun nasional,” ujarnya, Kamis (7/1/2021).

Lihat Juga :  SMA Unggulan di Palembang Terlibat, 80 Persen Laporan Maladministrasi PPDB Terbukti

Ia mengatakan, mengikuti lomba ini tidak sengaja karena dikhususkan bagi pejabat dari lingkungan Pemerintah kota dan Provinsi.

“Dan saya mencoba ikut berpartisipasi dan lomba ini secara virtual dengan lomba pantun kita kirim berupa video,” ujarnya.

Zulinto mengaku ia membuat sendiri pantun yang ia ikut perlombakan tersebut.

“Saya buat sendiri dan juga sebelum lomba kirim video saya terus berlatih membacakan pantun,” beber dia.

Ia mengatakan, pantun ini sebagai salah satu budaya yang mulai sekarang ditinggalkan. Dengan penghargaan ini, kata dia, sebagai contoh dan penyemangat bagi guru dan juga siswa agar ke depan dapat terus berprestasi.

Lihat Juga :  SMA Unggulan di Palembang Terlibat, 80 Persen Laporan Maladministrasi PPDB Terbukti

“Ke depan kita juga akan ikut berpartisipasi lomba pantun internasional yang akan digelar ditahun ini,” tegasnya.

Ditambahkannya, dengan mengikuti lomba ini sebagai upaya untuk membangun atau menghidupkan kembali ini kepada anak didik kita.

“Ke depan nanti kita akan buat agenda untuk anak didik kita lomba pantun, puisi dan juga gurindam agar dapat kembali hidup dan dibudayakan oleh generasi penerus,” pungkasnya.

Reporter: Sugiarto
Editor: Zahid Blandino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *