PALEMBANG

Trans Musi Teman Bus Masih Gratis Digratiskan

Sibernas.com, Palembang-Menjadi pilot projek layanan By The Service Kementerian Perhubungan (Kemenhub), sejak tujuh bulan lalu Trans Musi Teman Bus yang beroperasional di tiga trayek digratiskan. Lantaran ini merupakan subsidi, maka pengenaan tarif penumpang selanjutnya dilakukan oleh pusat.

Keberadaan Teman Bus ditujukkan untuk menunjang LRT sebagai moda transportasi utama di Kota Palembang. Dimana ada tiga koridor yang dilalui Teman Bus yakni AAL-Dempo, AAL-Asrama Haji, dan Plaju-Jakabaring dengan dukungan 45 bus Trans Musi.

Direktur Transmusi Palembang Jaya (TMPJ), Anthony Rais mengatakan, Bus Trans Musi dengan warna Merah Orange itu sampai April ini masih gratis. TMPJ memastikan driver sudah handal dan telah mendapatkan sertifikasi mengemudi dari Kota Palembang dan kementerian.

“Setelah tujuh bulan operasional, tadinya gratis hanya sampai Desember, sekarang diperpanjang hingga April. Nanti untuk tarif pusat yang menentukan,” katanya usai evaluasi dan sertifikasi driver bus By The Service (BTS), Rabu (6/1/2021).

Lihat Juga :  Wisata Tower Ampera Mulai Beroperasi di 2025

Anthony mengatakan, sesuai dengan ketentuan, bus tidak boleh melanggar aturan seperti diantaranya harus siap operasional, kecepatan tidak boleh di atas 50 Km/ jam, kondisi bus harus bersih, supir tidak boleh mengantuk dan merokok.

“Selain di kantor, kementerian dapat langsung memantau bus yang jalan dari pusat. Selain itu ada juga petugas dari pusat yang ditempatkan di Palembang dimana setiap harinya mengecek kondisi bus,” katanya.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VII Provinsi Sumsel- Babel, Muhammad Fahmi mengatakan, aturan yang sudah ditetapkan harus dipatuhi oleh Trans Musi Teman bus, jika tidak akan ada denda dari kementerian. Kota Palembang menjadi pilot project ini karena merupakan kota urban transportasi.

Lihat Juga :  Ratu Dewa Sabet Penghargaan Leading Public Service Innovation

“Kita selalu utamakan safety. Jadi dalam berkendara kita minta para driver ini kecepatannya tidak melebihi standar yang ditentukan. Kita harus menciptakan transportasi massal yang aman dan nyaman bagi penumpang,” katanya

Tahun ini, ada usulan penambahan trayek, dan ini akan dievaluasi dulu karena harus terintegrasi dengan LRT bahkan dengan transportasi sungai kedepannya.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, driver Trans Musi harus mengantongi sertifikat keselamatan, terutama ditargetkan moda transportasi di Palembang ini terintegrasi antara darat dan sungai.

“Kalau semua transportasi umum sudah jalan dengan baik, mulai dari Transmusi, LRT dan transportasi sungai, kita yakin masyarakat akan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi,” katanya.

Reporter: Kamayel Ar-Razi
Editor: Zahid Blandino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *