PALEMBANG

Warga Palembang Keluhkan Kelangkaan Elpiji 3 Kg

SIBERNAS.com, Palembang —  Sebagian warga kota Palembang mengeluhkan kelangkaan gas Elpiji 3 Kg.

Seperti diutarakan Mis (35) warga Ilir Timur (IT) 1. Dia mengatakan bahwa sampai saat ini gas Elpiji 3 kg bersubsidi yang diperuntukkan masyarakat tidak mampu masih langka, walaupun ada, harganya terbilang cukup mahal.

“Gas itu masih sulit ditemukan kalau di pangkalan atau agen selalu kosong. Terpaksa beli di warung atau eceran tapi harganya mahal sampai 23-30rb pertabung,” katanya, Senin (21/12/2020).

Ia berharap Pemerintah turun tangan dan meminta para agen dan pangkalan agar tidak menjual ke warung terlalu banyak.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel Iwan Gunawan menjamin stabilitas harga dan stok barang kebutuhan pokok jelang Natal dan Tahun Baru.

Lihat Juga :  Rumah Dinas Walikota Palembang di Jalan Tasik Gelar Open House 2 Hari

Terkait kelangkaan gas Elpiji 3 kg, Iwan Gunawan menegaskan, akan segera berkoordinasi dengan Pertamina MOR II Sumbagsel untuk mengecek titik mana yang mengalami kelangkaaan.

“Kita akan turun mengecek ke lapangan, jangan sampai gas Elpiji 3 kg untuk masyarakat kurang mampu dan UMKM dipakai oleh restoran besar. Kan ada tulisan, gas elpiji 3 kg untuk masyarakat kurang mampu. Kalau restoran pakai gas elpiji 3 kg, jelas itu melanggar aturan dan ada sanksinya,” katanya.

Lebih lanjut, ia sudah menegaskan untuk di daerah, Pemerintahnya harus memperhatikan kelangkaan gas,jangan sampai Pemerintah Kabupaten dan Kota tidak koordinasi dengan pihak Provinsi .

“Jangan sampai tidak ada perhatian kepada masyarakat, seperti waktu itu gas Elpiji mencapai harga Rp50ribu pertabung,dan langsung kita koordinasikan. Alhamdulillah sampai saat ini harganya sudah stabil kembali, intinya koordinasi”,jelasnya.

Reporter : Tri Jumartini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.