PALEMBANG

Malam Tahun Baru, Arus Lalu Lintas Diatas Jembatan Ampera Tetap Dibuka, Polisi Siap Bubarkan Kerumunan

SIBERNAS.COM, Palembang — Perayaan natal dan  tahun baru di kota palembang tahun ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.  pada tahun ini seperti jembatan ampera tidak bakal ditutup seperti tahun sebelumnya.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji melalui Kasat Lantas Polrestabes Palembang, Kompol M Yakin Rusdi mengatakan terkait perayaan malam tahun baru 2020 – 2021 di Kota Palembang rencananya Ampera tidak akan di tutup.

“Dari Jalan Jenderal Sudirman simpang Internasional Plaza (IP) menuju ke masjid Agung, karena kalau ditutup kita membiarkan masyarakat untuk melakukan keramaian. Intinya arus lalu lintas seperti biasa,” kata Kompol Yakin Rusdi, Senin (21/12/2020).

Tambhanya, ia akan menambah kekuatan personil lalu lintas.  “Kurang lebih ada 100 personil ditambah, untuk pengamanan PAM tahun baru,” jelasanya.

Kemudian untuk sistem tutup buka jalan menuju jembatan Ampera, Yakin menjelaskan untuk sementara ini terbuka tidak ada yang ditutup.

Lihat Juga :  Miliki Mini MPP, Pembangunan Kantor Camat Sukarame Habiskan Rp11,5 Miliar

“Kita kan ada 11 Pospam, 3 Posyan dan  1 pos terpadu, setiap pos ada personilnya Polri, TNI, Pol PP, dan ada juga petugas kesehatan,” bebernya.

Untuk titik keramaian, ada di simpang DPRD Propinsi, simpang Air Mancur Masjid Agung, simpang lampu merah RS Charitas dan seputaran Jakabaring.

“Kita juga ada Posyan yang ditempatkan pada stasiun kereta api, Bandara, dan di kawasan playoper Nilakandi.

Dan sekedar informasi untuk jalan Tol ditutup dari Palembang menuju Lampung,” tutup Yakin.

Dilansir dari tribunsumsel.com,  Kabag Ops Polrestabes Palembang, AKBP Eddy Apriyanto menjelaskan untuk pengamanan di jembatan Ampera ia akan menempatkan personil khususnya personil yang ditempatkan di pos pengamanan di bundaran air mancur depan Mesjid Agung.

Lihat Juga :  Ini 92 Nama Pejabat Eselon 3 Pemkot Palembang yang Dirolling

“Personil yang ada di pos pengamanan bundaran air mancur akan kita geser ke seputaran jembatan Ampera,” jelasnya.

Ia menambahkan kalau menemukan kerumunan diseputaran jembatan Ampera akan diambil tindakan tegas dengan membubarkan kerumunan.

“Apabila tetap membandel juga akan diberikan sangsi sesuai perwali 27 tahun 2020.

Untuk personil yang bertugas diatas jembatan juga bisa membubarkan kerumunan masyarakat yang berkumpul diatas jembatan Ampera,” kata Eddy.

Ia menjelaskan, rencana nya tidak ada penutupan arus lalu lintas di atas jembatan Ampera.

“Tetap seperti biasa tidak ada penutupan arus di atas jembatan Ampera. Untuk perayaan juga tidak ada perayaan diatas jembatan Ampera,” ungkapnya.

Ia menambahkan semua tempat menjadi prioritas, tetapi yang utama kawasan di atas jembatan Ampera, kawasan BKB, dan jembatan Musi empat.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *