SUMSEL

Progres Pembangunan Jembatan Musi VI Sudah 93 Persen

Sibernas.com, Palembang-Progres Pembangunan Jembatan Musi VI saat ini secara keseluruhan sudah melebihi 93 Persen. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Provinsi Sumsel, Ir Darma Budhy melalui PPK Jembatan Musi VI, Aria Darmawan saat diwawancarai, Rabu (18/11/2020).

Aria mengatakan, progres pengerjaan atau pembangunan secara keseluruhan Jembatan Musi VI sudah mencapai 93 persen. “Kalau untuk tahap ketiga ini penyelesaian Jembatan Musi VI ini sudah mencapai 70 persen. Tapi kalau untuk secara keseluruhan sudah melebihi 93 persen,” katanya

Agar pengerjaan atau pembangunan Jembatan musi VI ini sesuai dengan target yang telah ditentukan, pihaknya terus mengebut pekerjaan tersebut. “Untuk targetnya sendiri yaitu akhir Desember selesai 100 persen pembangunan Jembatan Musi VI ini,” ujar Aria

Aria menjelaskan, untuk pengerjaan atau pembangunan saat ini yaitu sedang melakukan pekerjaan pengecoran frontage yang berada di sisi kiri dan kanan Jembatan Musi VI bagian Ilir. Jalan sisi tersebut nantinya akan menghubungkan Jalan Pangeran Sido Ing Lautan menuju JalanSultan Mansyur.

Ok”Penyelesaian frontage juga dibutuhkan untuk proses uji beban jembatan yang rencananya bakal dilaksanakan pertengahan Desember mendatang. Jadi nantinya, truk-truk bertonase besar akan dijejerkan di badan tengah jembatan. Sehingga butuh akses untuk naik keatas jembatan,” jelasnya

Lebih lanjut diungkapkannya, dikarenakan saat ini sedang melakukan pengecoran frontage di sisi kiri dan kanan Jembatan Musi VI, maka arus lalu lintas menuju Jalan Sultan Mansyur terpaksa dialihkan menuju Jalan Talang Kerangga. “Ya, untuk sementara dialihkan mulai kemarin (Sabtu,red) sampai 14 Desember mendatang. Penutupan ruas jalan ini juga mempertimbangkan keselamatan para pengendara. Mengingat banyaknya peralatan konstruksi yang ada di sekitar lokasi,” ungkap Aria

Aria menambahkan, untuk kendala, sejauh ini belum ada kendala yang berarti dalam pelaksanaan proyek yang menelan anggaran sekitar Rp84 miliar tersebut. Hanya saja, pihaknya kini terus meminta pihak ketiga untuk mempercepat pekerjaan. “Kita saat ini fokus ke percepatan pekerjaan. Sehingga, proyeknya bisa selesai tepat waktu,” katanya

Reporter : Maulana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *