PALEMBANG

Palembang Bakal Ajukan Lagi Banpres UMKM

Sibernas.com, Palembang-Menggerakan kembali perekonomian dari sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) akibat terdampak pandemi Covid-19, Pemerintah kota (Pemkot) Palembang mengajukan kembali permintaan bantuan presiden (Banpres) UMKM.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, pengerakan ekonomi lewat bantuan ke UMKM. Agar perekonomian di sektor ini kembali bergeliat.

“Bantuan Banpres ini kita sudah disalurkan tapi belum semua UMKM sebanyak 24,7 ribu yang diterima. Sisanya kita ajukan lagi, memang masih ditinjau dari tim kepresidenan,” katanya.

Kepala bidang (Kabid) Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palembang Juanaria menjelaskan, Banpres yang disalurkan ke Palembang sekitar 12.202 UMKM.

“Jadi Banpres ini masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp2,4 juta yang disalurkan melalui perbankan,” tambahnya.

Kemudian, Pemkot Palembang juga tetap memberikan pinjaman tanpa bunga dan agunan melalui PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Palembang. Di mana tahun ini ditarget 4000 UMKM, tahun lalu terealisasi 4.020.

“Pelaku UMKM mendapatkan pinjaman Rp3 juta tanpa agunan dan bunga, karena sudah disubsidi Pemkot Palembang. program ditujukan untuk membantu pelaku usaha kecil yang akan mengembangkan usahanya,” lanjut dia.

Bantuan dan program seperti ini diperlukan untuk mengeliatkan perekonomian apalagi dampak Covid-19 banyak yang mengalami penurunan

“Setelah dilakukan pendataan pada 2019 lalu Kota Palembang memiliki 37.902 pelaku UMKM dari berbagai bidang, tapi karena terdampak pandemi banyak yang berkurang produksi sebab tidak banyak kegiatan dilakukan,” katanya.

Reporter: Kamayel Ar-Razi
Editor: Zahid Blandino

DENPASAR – 26 peserta kursus kepelatihan lisensi C AFC Excellent di Bali yang terdiri dari 22 pemain aktif dan 4 mantan pemain berhasil melalui kursus dengan baik.

Kursus kali ini dilakukan sejak tanggal 1 – 16 November. Kursus kali ini berbeda dan lebih spesial dari kursus sebelumnya.

Lihat Juga :  Harga Beras dan Daging Ayam Mahal, Pasar Murah Diserbu Warga

Pertama, Kemenpora memberikan fasilitas secara cuma-cuma bagi 26 peserta. Itu artinya, mereka mengikuti kursus gratis.

Disamping itu, Boaz Solossa dkk mendapat uang saku serta peserta dari luar Bali, diberikan tiket pesawat pulang – pergi.

Bukan itu saja, Menpora Zainudin Amali yang menutup langsung kursus kepelatihan ini di Mercure Hotel Kuta Sabtu malam lalu (14/11).

Menpora Zainudin Amali ditemani Waketum PSSI Iwan Budianto, Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi, dan Direktur Teknik PSSI yang juga mantan arsitek Bali United dan Timnas U-19 Indra Sjafri.

Waketum PSSI Iwan Budianto dalam pidatonya mengatakan bahwa tidak ada orang yang benar-benar pandai di dunia sepak bola.

“Makanya kami ingin bekali teman-teman khususnya yang masih aktif bermain ini lisensi C. Syukur-syukur kalau diizinkan Menpora,

bisa tahun depan lisensi B gratis juga,” terangnya. “Kalau gratis, tepuk tangan kalian keras ya,” kata Iwan Budianto dengan tertawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *