PALEMBANG

Pembangunan Flyover Simpang Sekip Palembang Akan Dimulai Tahun Depan

Sibernas.com, Palembang-Untuk memecah kepadatan lalu lintas di Kota Palembang, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Sumatra Selatan akan membangun flyover (jalan layang) di Simpang Sekip, Palembang. Rencananya pembangunan flyover tersebut akan dimulai tahun depan, karena pada tahun ini Pemerintah Kota Palembang dan Pemerintah Provinsi Sumsel masih mematangkan kesiapan lahan.

Kepala BBPJN Sumsel, Kgs Syaiful Anwar mengatakan, saat ini rencana pembangunan flyover tersebut sudah matang, hanya saja masih menunggu pembebasan lahan di sekitar lokasi tersebut. Nantinya flyover akan terhubung di Jalan Basuki Rahmat menuju Jalan R Soekamto. “Anggaran kita sudah siapkan sekitar Rp251 miliar untuk pembangunan flyover ini. Dan nantinya akan dikerjakan dengan multiyears dengan dua tahun anggaran,” katanya saat dihubungi, Jumat (23/10/2020).

Lihat Juga :  Punya Strategi Khusus, Fitrianti Agustinda Janji Tuntaskan Masalah Banjir Kota Palembang

lanjutnya, kematangan administrasi pun sudah siap. Mulai dari FS, DED dan sebagainya. Bahkan DED sudah siap sejak 2016 lalu dengan rencana awal flyover memiliki panjang sekitar 700 meter. Namun setelah di review ulang, flyover tersebut direncanakan memiliki panjang 400 meter. “Semula memang rencananya 700 meter, setelah di review kita sepakati membangun flyover dengan panjang 400 meter. Ini sebagai upaya efisiensi, dan memang sudah dikaji ulang,” ujar Syaiful

Syaiful menjelaskan, Melihat keseriusan pemda dalam mematangkan lahan di lokasi flyover, maka pihaknya pun merencanakan pembangunan bisa dimulai Maret atau April 2021. “Untuk pengerjaannya, kita menggunakan produk dari litbang kita, dengan menggunakan paket mortal ringan,” jelasnya.

Lihat Juga :  Empat Mantan Pejabat SP2J Korupsi Jargas, Ini Tanggapan Pj Walikota Palembang

Lebih lanjut diungkapkannya, Pihaknya menilai flyover tersebut sangat tepat dibangun, karena lalu lintas di daerah tersebut cukup padat setiap harinya. Selain itu, tidak jauh dari lokasi rencana flyover tersebut, ada bangunan underpass sehingga sangat diperlukan adanya pemecah kepadatan lalu lintas. “Kita menghubungkan flyover ini dari Simpang Polda ke arah Pusri. Di arah Pusri, ada bangunan underpass. Jadi setelah pengendara melalui underpass biasanya akan kena macet di Simpang Sekip. Bahkan kemacetan biasanya sangat panjang. Karena itu, flyover Simpang Sekip sangat penting untuk dibangun,” ungkap Syaiful.

Reporter : Maulana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *