SRIWIJAYA FC

Kata Beto, Liga Thailand Sudah Berjalan, Kenapa Indonesia Ditunda

Sibernas.com, Palembang-Keputusan PSSI menunda satu bulan kompetisi Liga Indonesia disesalkan banyak pihak, terutama para pemain sepakbola. Pasalnya, banyak pemain menggantungkan hidupnya dari sepakbola.

Kekecewaan juga dirasakan striker Sriwijaya FC (SFC) Alverto Goncalves. Dia bahkan membandingkan dengan Liga Eropa, dan Thailand yang bahkan sudah memulai kompetisi sepakbola.

“Banyak kompetisi sepakbola yang sudah berlanjut. Malah yang dekat sini sudah, Thailand juga sudah berjalan kompetisinya,” tegas Beto, Rabu (30/9/2020).

Beto melanjutkan, kompetisi sepakbola di Brasil juga sudah berjalan. Bahkan saat dia pulang ke Brasil, liga berjalan dan tidak ada masalah sama sekali.

“Lalu kenapa di sini (Indonesia) tidak berjalan. Kita sedikit sedih mendengar berita itu karena seluruh dunia sudah mulai,” papar pemain naturalisasi itu.

Dia juga mempertanyakan mau menunggu sampai kapan, sementara pesepakbola butuh kerja. Harusnya, kata Beto, kompetisi bisa tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, dan dicek kesehatan para pemain.

“Saya tanya kalau kita tunggu sampai selesai Covid di dunia kapan mau mulai, 10 tahun? 5 tahun? Kita gak tahu,” cetusnya.

Pemain pinjaman dari Madura United mengingatkan dampak dihentikannya kompetisi Liga sepakbola di Tanah Air berimbas pada banyak orang.

“Bukan kita (pemain) saja, banyak orang yang tergantung dari sepakbola bukan kita saja. Ada pelatih, asisten pelatih, pelatih fisik, ada orang jualan di stadion, semua tergantung dari sepakbola,” kata Beto.

“Kita butuh sepakbola karena sangat penting, bukan untuk kita saja, tapi juga untuk orang di sekeliling kita sangat penting. Bayangkan kalau tidak ada sepak bola satu tahun atau dua tahun. Bagaimana orang-orang yang tergantung dengan sepakbola. Saya berharap semoga tetap jalan, dan kita tetap kerja,” beber suami Roesmala Dewi Costa.

Seperti diketahui, PSSI resmi menunda penyelenggaraan lanjutan Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 di tengah pandemi Covid-19 lantaran tidak mendapatkan izin keramaian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Dijadwalkan kompetisi kembali bergulir pada 1 November 2020.

Reporter: Zahid Blandino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *