Uncategorized

Di Akherat, Golongan Manusia Inilah yang Tidak Dimasukan ke Surga maupun Neraka

Sibernas.com,-Di akherat nanti, manusia akan ditempatkan di surga atau neraka sesuai dengan amal perbuatannya. Tapi jangan salah, kelak ada golongan manusia yang tidak masuk surga ataupun neraka.

Golongan ini yaitu golongan ashabul a’raf. Meraka yang tidak masuk surga dan tidak pula masuk neraka, karena timbangan amal kebaikannya sama dengan amal keburukannya.

Ashabul a’raf menjadi nama surah di dalam alquran yaitu Al A’raf. Allah ta’ala dalam surat Al A’raf mengambarkan kedaan golongan tersebut.

Sebagaimana firman Allah yang disebutkan dalam alquran, “dan diantara keduanya (penghuni surga dan neraka) ada batas”.

“Dan di atas a’raf itu ada orang yang mengenal masing-masing dari dua golongan itu dengan tanda-tanda mereka, dan mereka menyeru penduduk surga, “Salamun ‘alaikum”. Mereka belum dapat masuk, tetapi mereka ingin segera (masuk).

Lihat Juga :  Potensi Pergerakan Harga Bitcoin Pasca Halving, Naik atau Turun?

“Dan apabila pandangan mereka dialihkan arah pada penghuni neraka, meraka berkata, “Ya tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang yang zalim itu”.

“Dan orang-orang diatas a’raf menyeru beberapa orang, yang mereka mengenalnya dengan tanda-tandanya dengan mengatakan, “Harta yang kamu kumpulkan dan apa yang selalu kamu sombongkan itu, tidaklah memberi manfaat kepadamu”.

“Itukah orang-orang yang kamu telah bersumpah bahwa meraka tidak akan mendapat rahmat Allah?”, (Allah berfirman) masuklah kedalam surga!, tidak ada kekhawatiran terhadapmu dan tidak pula kamu bersedih hati”. (QS. Al A’raf: 46-49)

A’raf artinya pagar yang tinggi, diletakan antara penduduk surga dan neraka. Sebagaimana Allah SWT berfirman,” Lalu diadakan diantara mereka dinding yang mempunyai pintu, di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya ada siksa. (QS. Al Hadid: 13).

Diriwayatkan oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani menjelaskan tentang ashabul a’raf, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “kaum yang mati berperang di jalan Allah dalam keadaan bermaksiat kepada orang tuanya”.

“Maksiat kepada orangtua menjadikan ia terhalang dari surga, jihadnya dijalan Allah menjadikan ia terhalang untuk masuk neraka”. (HR. Ath Thabrani).

Editor : Zahid Blandino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.