PENDIDIKAN

Penilik PAUD dan Dikmas Rancang Pembinaan Secara Online

Sibernas.com, Palembang-Berangkat dari meningkatkan kualitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di era Pandemi, Penilik PAUD dan Dikmas merancang pembinaan dan evaluasi KBM daring yang selama ini dilakukan secara online.

Apalagi, musibah Virus Corona kini menjadi pandemi yang sangat serius dan berbahaya di seluruh dunia. Pencegahan meluasnya Virus Corona kini telah menjadi prioritas utama di Indonesia termasuk di Palembang. Segala kegiatan yang mengundang keramaian, kerumunan, dan interaksi sudah mulai di blokade, termasuk bersekolah mulai dari tingkat paud sampai SMP.

“Di masa Pandemi ini penilik Paud dan Dikmas telah merancang program pembinaan online melalui zoom, kepada pengelola Paud dan Dikmas serta para guru paud,”ungkap Ketua Kelompok Kerja Penilik PAUD dan Dikmas, Dinas Pendidikan Kota Palembang Suharto, Rabu (5/8/2020).

Lihat Juga :  Motivasi Siswa Untuk Berwirausaha, SMKN 7 Palembang Gelar Workshop Implementasi Penguatan Kewirausahaan

Program ini merupakan untuk menindaklanjuti peraturan maupun peraturan 4 kementerian. Mulai dari Kemendikbud, Kemenag, Kemenkes, dan Kemendagri. Serta menindak lanjuti, edaran Gubernur, Walikota, Dinas Pendidikan.

Selain itu pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan anggota penilik, membahas program lanjutan dan persiapan menghadapi 17 Agustus, di Kantor Penilik, Kamboja Palembang.

Sementara itu Herman Wijaya selaku Kepala Sanggar kegiatan belajar (SKB) mengatakan, di bulan Agustus ini akan memberikan pembinaan kepada PAUD dan Dikmas yang ada dalam pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dari 18 kecamatan yang ada di Kota Palembang nanti secara bergantian, penjelasan itu dari surat keputusan SK 4 menteri didalam KBM.

“KBM itu dibagi 2 macam yaitu sistem dalam jaringan (daring) dan luring.Setiap paud yang ada di kecamatan masing – masing jangan sampai mereka tidak mengetahui dibawah KBM ini ada aturannya,” terangnya.

Menurut Herman, Setelah sekian lama negara kita dilanda wabah Covid-19 yang menyebabkan harus vakumnya untuk sementara waktu segala kegiatan yang terkait dengan pendidikan terhadap anak didik secara tatap muka serta bertemu langsung dan diganti dengan secara daring karena adanya Pandemi Covid-19,

“Mengingat anak – anak dibawah umur penularan Covid-19 sangatlah rentan dan mudah tertular sedangkan mereka adalah generasi penerus bangsa yang akan datang perlu untuk dicegah sejak sekarang,” pungkasnya.

Reporter : Sugiarto
Editor : Zahid Blandino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *