PALEMBANG
Trending

Kendaraan Umum dan Pribadi Masih Tidak Patuhi Aturan PSBB

Sibernas.com, Palembang-Penerapan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua akan berakhir pada 16 Juni mendatang. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang menilai masih adanya angkutan umum dan pribadi yang melanggar aturan penumpang diharuskan berjumlah 50 persen dari kapasitas kendaraan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang Agus Rizal mengatakan, meski jumlah pelanggar menurun dari PSBB tahap pertama 11 ribu dan kini berjumlah 3300, tetapi pelanggaran masih didominasi oleh pengguna kendaaran umum dan pribadi.

“Harusnya seperti bus, angkot, kendaraan roda empat lainnya yang terisi 50 persen dari kapasitasnya, tapi masih banyak yang melanggar,” kata Agus Rizal, Minggu (14/6/2020).

Selain itu, masih ditemukan adanya pengguna roda dua yang tidak satu alamat KTP, tetapi pelanggar pengguna masker sudah jarang. Sanksi tetap sesuai Perwali, sanksi PSBB Tahap kedua tidak ada perubahan semua tertuang di pasal 37 dan 38.

Lihat Juga :  Ini Harga Hewan Kurban Idul Adha 2024 di Palembang

“Hal tersebut menjadi evaluasi kita dan dilaporkan ke walikota,” katanya.

Pada PSBB tahap kedua ini, check point di jalan-jalan protokol Kota Palembang mulai berkurang. Hanya ada sembilan titik check point yang masih berdiri dari 13 titik check point PSBB tahap pertama.

Sembilan check point diantaranya empat titik perbatasan yakni cek point terminal Alang-alang Lebar, Karya Jaya, Ogan Permata Indah (OPI), Talang Putri yang beroperasional 1 x 24 Jam. Dan lima titik check point lainnya di 16 ilir, Talang Jambe, seberang ilir 1 dan 2 check point di Seberang ulu.

Petugas posko check point, diisi oleh Personil Dishub dibantu TNI, POLRI, Satpol-PP, dan tenaga medis sebagian akan dialihkan ke fasilitas umum dan pasar. Untuk di wilayah Seberang Ulu dan Seberang Ilir titiknya nanti berpindah-pindah setiap hari atau beberapa hari tergantung koordinator di lapangan.

Lihat Juga :  Gerakan Indonesia Membaca Usung Tema Membaca Itu Sehat, Menulis Itu Hebat

“Otomatis petugas dialihkan, karena check point dikurangi. Dari Dishub sendiri sudah menugaskan sebanyak 97 personil untuk ditempatkan di fasilitas umum dan pasar untuk membantu Satpol PP,” katanya.

Reporter : Kamayel Ar-Razi
Editor : Zahid Blandino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *