PALEMBANG

Satu Warga Gandus Positif Corona

Sibernas.com, Palembang-Berdasarkan hasil investigasi dan penyesuaian alamat pasien, dinyatakan satu orang terkonfirmasi Covid-19 berasal dari Kecamatan Gandus. Meski demikian pasien yang dirawat karena positif dan dinyatakan sembuh bertambah 5 orang dari sebelumnya 29 orang.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang dr Ayus Astoni melalui Juru Bicara Covid-19 Kota Palembang dr Fauziah mengatakan, berdasarkan data sebaran Covid-19 terbaru ini jumlah kasus terkonfirmasi 150 orang, dirawat 144 orang, sembuh 34 orang dan meninggal 2 orang.

Berdasarkan data, jumlah kasus saat ini sama dengan 9 Mei yakni 150 kasus. Namun terdata Kecamatan Gandus terdapat 1 kasus.

“Ya di Gandus ada 1 kasus. Data tidak berubah karena ada penyesuaian alamat setelah dilakukan investigasi temen-teman puskesmas,” katanya, Minggu (10/5/2020).

Lihat Juga :  Pj Walikota Palembang Ucok Abdulrauf Janjikan Penerangan Pasar 16 Ilir

Berdasarkan data, meskipun kasus terkonfirmasi tidak bertambah, namun total pemantauan bertambah jika dibandingkan sampai 9 Mei lalu 2.574 orang. Saat ini menjadi 2.678 orang, diantaranya Orang Dalam Pemantauan (ODP) 2.348 orang, selesai pemantauan 14 hari dan sehat ada 1.278 orang dan proses pemantauan 1.070 orang.

Untuk kasus Pasien Dalam Pemantauan (PDP) yakni orang 180 orang, dengan proses pemeriksaan 118 orang dan terkonfirmasi lab negatif Covid-19 sebanyak 62 orang.

“Pasien yang sembuh bertambah 5 orang,” katanya.

Sebaran terbanyak saat ini Kecamatan Kalidoni positif Covid-19 sebanyak 22 orang, Kecamatan Ilir Barat Satu 19 orang dan Ilir Timur Dua 18 orang. Saat ini Covid-18 sudah menyebar di 18 kecamatan, sehingga Pemkot Palembang meminta warga untuk tetap menjaga kesehatan dan menerapkan sosial distancing.

Lihat Juga :  Kurban 12 Sapi, Ratu Dewa Ajak Teladani Arti Berkurban

Di samping pemerintah telah memberikan sanksi 1×24 bagi yang tidak menggunakan masker, tetapi pihaknya mengimbau agar penggunaan masker disadari sebagai upaya pencegahan penularan virus.

Pihaknya juga mengatakan, masyarakat diharapkan tidak perlu panik dan mengucilkan pasien postif Covid-19. Selama tetap menerapkan social distancing serta menjaga pola hidup sehat dan rutin cuci tangan pakai sabun di alir mengalir.

“Diharapkan masyarakat untuk menjaga diri dan keluarga dari penularan dengan mengurangi aktifitas di luar rumah yang tidak mendesak dan selalu memakai masker jika aktivitas keluar rumah,” katanya.

Reporter : Kamayel Ar-Razi
Editor : Zahid Blandino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *