PALEMBANG

Penerima BTS Membludak, Tidak Pakai Masker Tak Dilayani

Sibernas.com, Palembang-Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang seharusnya diterima sesuai jadwal, tidak diindahkan masyarakat. Penerima berduyun-duyun memenuhi halaman Kantor Pos Palembang padahal dijadwalkan selama tujuh hari kedepan.

Kepala Kantor PT Pos Indonesia Cabang Merdeka Risdayati mengatakan, pertama ini membludak lantaran tidak sedikit warga yang mendengar selentingan bahwa dana yang disalurkan hanya berlaku satu hari saja.

“Untuk 15 ribu Kepala Keluarga (KK), penyaluran BST senilai Rp 600 ribu per KK tersebut dilaksanakan selama tujuh hari,” kata Risdayanti, Rabu (6/5/2020).

Jam penyaluran untuk masing-masing kelurahan juga beda-beda. Hari pertama di Kantor Pos Cabang Merdeka, melayani penyaluran untuk kelurahan 26-30 Ilir mulai pukul 08.00 hingga pukul 15.00.

Lihat Juga :  1573 Warga Binaan Kelas 1A Palembang Mendapatkan Remisi, Satu Diantaranya Hirup Udara Bebas

“Sebaiknya warga penerima bantuan untuk menyesuaikan waktu yang ditentukan,” katanya.

Risda mengatakan, ia mematok dalam sehari 800 orang yang bisa dilayani dalam proses penyaluran bantuan dari Kemensos tersebut. Selain itu, beberapa cabang milik PT Pos Indonesia di Palembang juga mulai besok akan melayani penyaluran BST.

“Kantor cabang, Rivai, Plaju, Tangga Takat, Kertapati, Sukarami dan AAL juga akan melayani penyaluran BST. Khusus hari ini kita pusatkan di Merdeka dulu,” katanya.

Sementara itu, Risda juga menegaskan selama penyaluran diharapkan warga yang datang untuk dapat mematuhi protokol kesehatan. PT Pos Indonesia di masing-masing cabang juga telah menyiapkan tempat cuci tangan, menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dan mengatur tempat duduk penerima dengan menerapkan Social Distancing.

“Warga juga wajib pakai masker, kalau tidak sesuai imbauan pemerintah mohon maaf tidak kita layani,” katanya.

Reporter : Kamayel Ar-Razi
Editor : Zahid Blandino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.