PENDIDIKAN

Imbas Corona, Banyak Siswa SMK Dirumahkan

Sibernas.com, Palembang-Ditengah Pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19, proses pendidikan juga berdampak pada pembelajaran magang siswa SMK. Pasalnya, banyak siswa SMK juga dirumahkan oleh perusahaan dari magang karena kondisi wabah Corona.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pendidikan Sumsel H Riza Pahlevi mengakui, memang banyak siswa khususnya SMK tak tuntas dalam program magang.

“Jangankan siswa, orang sekarang banyak di PHK karena kondisi pandemi Covid-19 ini. Untuk itu kami minta siswa berlapang dada dengan kondisi ini,” tegas Riza, Selasa (5/5/2020).

Ia menambahkan, sistem pendidikan dimasa wabah Corona ini membuat berbagai pembelajaran bergeser. Tak hanya konsep belajar yang berubah menjadi dalam jaringan atau daring akan tetapi juga struktur pembelajaran.

Lihat Juga :  SMA Unggulan di Palembang Terlibat, 80 Persen Laporan Maladministrasi PPDB Terbukti

Sehingga dengan kondisi ini, pihaknya meminta sekolah untuk melihat dengan bijak. Bagaimana kemudian pembelajaran berubah tapi tetap tuntas.

“Salah satunya adalah dengan bekerjasama dengan perusahaan untuk memahami agar siswa tak mengapa dirumahkan tapi saat pandemi Covid-19 ini berakhir, siswa diperbolehkan menyelesaikan proses magangnya,” urainya.

Menurutnya, proses belajar siswa SMK dengan SMA memang berbeda karena sasaran lulusan SMK adalah siap masuk ke dunia usaha maupun dunia industri.

Sehingga siswa SMK harus banyak praktek sesuai dengan paket keahlian. Misalnya praktek otomotif, teknik kendaraan ringan, perhotelan dan lainnya.

“Tapi yang harus dipahami sekolah bahwa sistem pembelajaran tersebut menyesuaikan. Kalau di daerah zona merah memang banyak siswa magang dirumahkan. Tapi jika yang daerah tak terdampak masih bisa belajar secara daring. Jika tak bisa daring, bisa juga dengan offline. Karena sistem daring ini diakui secara nasional memang tak bisa menuntaskan di semua daerah,” pungkasnya.

Reporter : Sugiarto
Editor : Zahid Blandino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *