PENDIDIKAN
Trending

Dampak Negatif Program Daring Televisi, Guru Honorer Terancam Tidak Gajian

Sibernas.com, Palembang-Salah satu dampak program belajar dari rumah melalui stasiun TVRI yang dilakukan Mendikbud RI Nadiem Makarim sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran Pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19 adalah guru honorer terancam tak dapat gaji jika tak berkontribusi dalam program dalam jaringan (daring) TV tersebut.

Kendati pun demikian, Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel masih menunggu surat edaran resmi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI tentang aturan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) baru dengan belajar lewat menonton program di TVRI.

“Saya belum terima edaran dari Kemendikbud, tapi saya himbau kepada para kepala sekolah untuk menugaskan guru untuk membuat resume dari program belajar dari rumah yang merupakan kerjasama Kemendikbud dengan TVRI,” tegas Plt Kepala Dinas Pendidikan Sumsel H Riza Pahlevi, Senin (13/4/2020).

Lihat Juga :  SMA Unggulan di Palembang Terlibat, 80 Persen Laporan Maladministrasi PPDB Terbukti

Terkait kapan akan di kumpul tugas resume dari semua program yang dipelajari melalui menonton televisi dikatakan Riza, agar pihak sekolah bersama guru mengambil kebijakan bagaimana baiknya.

Langkah tersebut dikatakan Riza agar guru honorer bisa tetap mendapat gaji dari KBM yang selama ini dilakukan menggantikan KBM tatap muka. Sehingga jangan sampai para guru terutama guru honorer juga tak terkena dampak secara ekonomi.

“Silahan Kepala sekolah melihat bukti pengawasan dari guru kepada siswa melalui tugas resume. Kalau ada bukti lengkap saya rasa tak ada alasan guru untuk tidak digaji. Tapi ya kalau guru hanya duduk manis saja tanpa ada inisiatif ya tidak dapat gaji,” terangnya.

Menurut Riza, program belajar dari rumah dengan edukasi dari program di TVRI ini disambut baik karena salah satu kelemahan KBM daring yang sebelumnya berjalan adalah ada siswa yang tak punya android, kemudian biaya kuota data internet hingga siswa di daerah yang terkendala jaringan internet.

“Tapi yang jelas kita masih menunggu surat edaran Kemendikbud dulu, bagaimana nanti peran guru, sementara guru kita tugaskan untuk meminta siswa membuat resume dari apa yang dipelajari melalui menonton di program TVRI,” pungkasnya.

Reporter : Sugiarto
Editor : Zahid Blandino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *