SUMSEL

Lambat Administrasi, Baru 100 Desa Terima Dana Desa

Sibernas.com, Palembang- Akibat lambatnya proses administrasi yang dilakukan untuk pencairan dana desa, membuat baru 100 desa yang menerima pencairan dana desa tahap I. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sumsel, Yusnin saat diwawancarai, kemarin.

Yusnin mengatakan, untuk penyaluran atau pencairan dana desa tahap I di Provinsi Sumsel baru 100 desa yang telah menerima dana desa. “Ya, dari 2.853 desa yang ada di Provinsi Sumsel, baru 100 desa yang telah menerima penyaluran atau pencairan dana desa. Artinya, masih ada 2.753 desa yang belum mendapat pencairan dana desa tahap I,” katanya

Masih banyaknya desa yang belum disalurkan atau dicairkan dana desa di Provinsi Sumsel tersebut dikarenakan lambatnya melengkapi administrasi. “Pihak desa masih kurang melengkapi administrasi untuk dapat dilakukan pencairan dana desa ini seperti Peraturan Kepala Daerah (Perkada) baik Bupati maupun Walikota, surat kuasa pemindah bukuan dan peraturan desa tentang Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes),” ujar Yusnin

Lihat Juga :  Tidak Semua ODP Dirawat di Rumah Sehat. Ini Persyaratannya!

Yusnin menjelaskan, pihaknya sudah meminta kepada semua pihak terkait diantaranya pihak kepala desa, camat dan bupati atau walikota segera mempercepat melengkapi persyaratan administrasi pencairan dana desa tersebut. “Pemprov Sumsel sudah meminta agar Bupati dan Walikota berupaya mempercepat melengkapi administrasi dana desa. Harapan kami ini bisa dilakukan secepatnya mengingat pemerintah pusat juga terus mendesak hal ini,” jelasnya

Lebih lanjut diungkapkannya, adapun jumlah dana desa tahun ini untuk 2.853 desa di Provinsi Sumsel sebesar Rp1,59 triliun. “Untuk 100 desa yang telah dicairkan dana desa tahap I ini sebesar Rp4 miliar,” ungkap Yusnin

Yusnin menambahkan, 100 desa yang telah menerima dana desa untuk tahap I ini tersebar di 3 kabupaten yang ada di Provinsi Sumsel. “Ketiga kabupaten tersebut yaitu Kabupaten Ogan Ilir (OI), Musi Banyuasin (Muba) dan Musi Rawas (Mura),” katanya

Lihat Juga :  Siswa SMK Muhammadiyah Pagar Alam Produksi Handsanitizer dengan 7 Varian Aroma

Reporter : Maulana

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close