KRIMINALITAS

Pamit Intai Pencuri Karet, Warga Tampang Baru Muba Tewas Bersimbah Darah

SIBERNAS.com,  MUBA – Pamit untuk mengintai pencuri getah karet di kebun miliknya M Zainudin (30), Kepala Dusun (Kadus) II Desa Tampang Baru, Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin ditemukan tewas dengan sejumlah luka bacokan pada leher dan punggung

Korban ditemukan oleh warga yang melakukan pencarian sekitar pukul 09.30 WIB, Kamis (5/3/2020) penemuan tidak jauh dari kebun karet milik korban. Korban ditemukan dengan posisi terlentang dan bersimbah darah.

Kades Tampang Baru Usman AR, mengatakan, korban terakhir diketahui pergi dari rumah untuk melihat kebun karet miliknya lantaran getah karet sering dicuri oleh orang, sekitar pukul 16.00 WIB Rabu (4/3/2020).

“Almarhum kebunnya sering kehilangan getah karet, mangkok penampung getah sudah kosong dimana getahnya diambil orang. Nah pas kejadian dia sudah curiga, dia kemudian mengantar istrinya pulang, setelah itu dia pergi ke kebun, katanya mau ngintip pelaku,” ujar Usman.

Usman menduga ada kemungkinan korban memergoki pelaku pencurian getah karet tersebut yang berujung tewasnya korban. “Tapi kita tidak tahu juga, karena Almarhum ditemukan sudah tewas di kebun karet PT Citra, berjarak 25 meter dari kebunnya. Apalagi tidak ada yang melihat langsung kejadiannya,” jelas dia. Dikutip dari globalplanet.news

Saat ditemukan, pada tubuh korban terdapat luka bacokan di tangan sebelah kiri, kepala sebelah kiri dan kanan serta leher belakang. Handphone milik korban HP android merk oppo R 15 pro warna putih juga raib. Serta disekitar lokasi kejadian terdapat beku karet (getah karet) sudah dalam karung dan ember.

“Selama ini kotban orangnya bergaul dan baik, baik itu sebagai pribadi maupun kepala dusun. Tidak pernah ada masalah atau ribut dengan orang lain, orangnya gak neko-neko,” kata dia.

Sementara, Kapolres Muba AKBP Yudhi SM Pinem melalui Paur Subbaghumas Iptu Nazarudin mengatakan kasus tersebut saat inimasih dalam penyelidikan pihaknkepolisian. “Belum diketahui motifnya, masih lidik,” tandas dia.

 

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close