SYARIAH

Assalamualaikum Diganti Salam Pancasila, BPIP Telah Menista Agama

Sibernas.com, Palembang-Ketua Forum Umat Islam (FUI) Sumatera Selatan (Sumsel) Ustaz Umar Said menyebut pernyataan kontroversi Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi mengenai Salam Pancasila di forum resmi menggantikan Assalamualaikum dinilai menista agama.

Menurutnya, agama jangan sampai dibenturkan dengan Pancasila karena Pancasila lahir juga dari ruh ijtihad agama. Dan di dalam Pancasila juga diambil dari nilai-nilai agama.

“Ya kalau orangnya tidak sakit, tapi dia sudah menista agama. Pancasila tidak boleh dibenturkan dengan agama karena Pancasila sejalan dengan roh agama. Pancasila kan produk ijtihad agama, termasuk didalamnya diambil dari nilai-nilai agama,” tegasnya, Senin (24/10/2020).

Menurutnya, agama tidak bisa diintervensi. Biarlah agama berjalan di areanya. Kalau Assalamualaikum diganti dengan Pancasila hilang roh doanya. Pasalnya, di dalam Islam dianjurkan mengucapkan Assalamualaikum saat bertemu sesama muslim.

Ustaz Umar Said meminta Ketua BPIP Yudian Wahyudi jangan sampai membuat statemen kontroversi yang menyakitkan pemeluk agama. Apalagi sebelum muncul kontroversi salam Pancasila sebelumnya pernah mengatakan musuh terbesar Pancasila adalah agama yang dinilai menyakitkan pemeluk agama.

“Jadi, dibuat surat keputusan saja bahwa dalam forum resmi yang bersifat heterogen tak perlu ucapan salam dari manapun, cukup selamat siang ya selamat siang dan bisa dijawab semua kalangan atau para hadirin semuanya,” terangnya.

Untuk diketahui, dalam sebuah petikan wawancara salah satu media online nasional menyebutkan bahwa Ketua BPIP Yudian Wahyudi mengatakan perlunya salam Pancasila di tempat umum sebagai titik temu diantara salam masing-masing agama di Indonesia.

“Kalau kita salam setidaknya harus ada lima sesuai agama-agama. Ini masalah baru kalau begitu. Kini sudah ditemukan oleh Yudi Latif atau siap dengan Salam Pancasila. Saya sependapat,” kata Ketua BPIP Yudian Wahyudi dalam wawancara media online nasional beberapa waktu lalu.

Reporter : Sugi
Editor : Zahid Blandino

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close