PALEMBANG

Anak Dipukul di Ruang Kepsek, Orang Tua Lapor Polisi

SIBERNAS.com, Palembang – DenganĀ  berbekal rekamanan kamera pengawas (CCTV), tiga wali murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) Azharyah Palembang yakni Heri Susanto (32), Hambali (38) dan Marhendi (42) melaporkan Fitriyanti (40) ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang.

Dilaporkannya Fitriyanti yang juga merupakan wali murid ini, lantaran telah memukul dan menampar anaknya yakni ABS (12), MFQ (13) dan IA (12) di ruang kepala sekolah MI yang beralamat di Jalan KH Azhari, Kelurahan 12 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang, Sabtu (15/2) sekitar pukul 11.30 WIB.

“Kami ini tidak terima anak kami ditampar dan dipukul, apalagi di dalam CCTV itu guru-guru dan kepala sekolah hanya melihat saja,” ujar Heri Susanto usai membuat laporan polisi di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang, Selasa (18/2/2020).

Lihat Juga :  Kondisi Terakhir 14 ODP, Pasca Kontak Dengan Pasien Covid-19 Asal Palembang

Warga Jalan KH Azhari, Lorong Sentral, Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan SU II Palembang ini mengaku baru mengetahui kejadian dari teman anaknya pasca kejadian, Senin (17/2).

“Saya baru mengetahui kalau anak saya dipukul dia dan saya langsung meradang, tidak hanya anak saya ada korban lainnya yakni MFQ dan IA turut menjadi korban penganiayaan terhadap anak yang dilakukan dia,” katanya.

Sementara itu Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polrestabes Palembang AKBP Nuryono melalui Kanit PPA Polrestabes Iptu Tohirin membenarkan adanya laporan polisi mengenai penganiayaan terhadap anak dimana korbannya mencapai tiga orang.

“Laporan sudah kita terima dan laporan polisi ini akan ditindaklanjuti oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Palembang, untuk pasal yang digunakan yakni pasal 80 ayat 1 undang-undang (UU) nomor 35 tahun 2014,” tutupnya.

Lihat Juga :  Mall di Palembang Mulai Tutup

Reporter : Deny Wahyudi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close