PALEMBANG

Dinilai Berhasil Tekan Angka Kriminalitas Polrestabes Diganjar 3 Penghargaan

SIBERNAS.com, PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang memberikan tiga penghargaan kepada jajaran Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Palembang atas keberhasilan memberikan rasa aman kepada masyarakat, mengungkap kasus perdagangan anak, dan menanggulangi kriminalitas di ibu kota Provinsi Sumsel ini.

Penghargaan pertama kepada Tim Hunter Polrestabes Palembang atas upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat. Penghargaan kedua kepada Satreskrim Polrestabes Palembang dalam pengungkapan kasus perdagangan anak di kota ini. Penghargaan selanjutnya kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Palembang, atas peran dalam pengungkapkan kasus perdagangan anak.

Ketiga penghargaan itu diserahkan Wali Kota Palembang H Harnojoyo dan diterima oleh Kapolrestabes Palembang Komisaris Besar Polisi Anom Setyadji, S.I.K, dalam apel gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Palembang, di Benteng Kuto Besak, Senin (17/2).

“Karena keamanan dan kenyamanan adalah investasi yang sangat besar, tidak bisa kita ukur. Belum seumur jagung bertugas, sudah banyak yang dilakukan (Kapolrestabes dan jajaran, red). Kami mendapati laporan, sejak pembentukan Tim Hunter, angka kriminalitas di Palembang turun sangat drastis. Ini luar biasa,” ujar Harnojoyo.

Lihat Juga :  Gubernur Sumsel Berikan Masker dan Handsanitizer Kepada Awak Media

Jika situasi keamanan kondusif, kata Harnojoyo, investor tidak akan ragu berinvestasi di kota perdagangan dan jasa ini. Sehingga, ia berharap kerja sama dan sinergi yang baik ini terus terjalin dan ditingkatkan. Ia juga mengajak semua pihak bekerja sama dan bersatu padu mewujudkan visi Palembang EMAS 2023.

Harnojoyo juga berharap seluruh ASN terus menyukseskan program shalat subuh berjamaah dan program gotong royong. Kapolrestabes Palembang, Kombes Anom Setyadji, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Palembang atas penghargaan ini.

“Kami ucapkan terima kasih karena upaya ini kami diberi apresiasi oleh bapak Wali Kota dan pemerintah kota,” ujar Kombes Anom. Ia menerangkan, Palembang termasuk kota yang tingkat kriminalitasnya cukup tinggi di Indonesia. Karena itu, statusnya dinaikkan, dari Polresta menjadi Polrestabes.

Suasana apel Pemkot Palembang di BKB

Anom menyampaikan, nomenklatur Polrestabes di Indonesia, hanya ada enam. Yakni seluruh pulau Jawa kecuali Yogya dan Banten, di Jawa Barat (Polrestabes Bandung) di Jawa Tengah (Polrestabes Semarang), Jawa Timur (Polrestabes Surabaya), di Sulawesi, Medan, Palembang.

Lihat Juga :  Deru: Terapkan PSBB Kalau Terjadi Peningkatan

“Penentuan status Polrestabes ini berdasarkan tingkat kebutuhan masyarakat dan ancaman gangguan kamtibmas. Menurut saya penentuan Polrestabes ini sudah layak. Polisinya banyak, peralatannya banyak, dan kriminalitasnya juga cukup meresahkan masyarakat. Berangkat dari inilah saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk membuat kota ini, paling tidak kualitas keamanannya meningkat,” ujar Anom.

Tentu saja, tugas polisi tidak akan maksimal tanpa bantuan dari Pemerintah Kota Palembang dan masyarakat. “Karena polisi punya keterbatasan. Butuh peran serta dan dukungan masyarakat,” ujar Anom.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Palembang atas bantuan pembangunan atau rehab empat polsek. Yakni Polsek Ilir Barat Satu, Ilir Barat Dua, Seberang Ulu Satu, dan Ilir Timur Dua. “Ini tentu memberikan kami stimulan untuk bekerja lebih baik lagi, memberikan rasa aman kepada masyarakat Palembang,” demikian Kombes Anom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close