PALEMBANG

Tambah 100 e-Tax, BPPD Percaya Diri Capai Target PAD

Sibernas.com, Palembang-Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan memasang 100 e-Tax di restoran dan rumah makan berpotensi. Terutama target pajak restoran tahun ini cukup tinggi Rp250 miliar, pemasangan alat rekam pajak secara online ini akan membantu dalam capaian target.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang Sulaiman Amin mengatakan,dengan melejitnya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) terutama dari 11 pajak daerah dari Rp1,3 triliun menjadi Rp1,5 triliun, diyakini akan tercapai salah satunya dari sektor restoran.

“Kita akan memasang 100 tapping box ayau e-Tax untuk menghimpun pajak. Terutama target pajak restoran tahun ini Rp250 miliar naik sekitar 47 persen dari sebelumnya,” katanya, Minggu (16/2/2020).

Tapping box akan merekam dan mereport setiap transaksi. Sebab di setiap transaksi itu ada pajak yang harus diserahkan kepada pemerintah. Pajak 10 persen dari transaksi pelanggan di tempat-tempat potensial seperti restoran, rumah makan, hotel juga tempat hiburan itu itu sangat bermanfaat untuk pembangunan daerah.

Lihat Juga :  Mall di Palembang Mulai Tutup

“Pemasangan e-Tax ini hanya utuk usaha besar, kita prioritaskan mereka yang memiliki pendapatan Rp10 juta ke atas,” katanya.

E-Tax 2019 baru terpasang 500 unit dari target 600 unit. Hal ini karena pihaknya masih melakukan koordinasi dengan vendor untuk pengadaan barangnya.

“Sejauh ini setelah dilakukan pemberian Surat Peringatan (SP) dan penyegelan, tidak ada lagi yang menolak pasang,” jelasnya.

Pemasangan e-Tax ini, meminalisir kecurangan pada sektor pendapatan. Sebab, dengan pajak online ini setiap hari pihaknya bisa melakukan pemantauan. Sehingga wajib pajak tak bisa lagi memberikan data yang tidak kongkrit. Sebab melalui alat tersebut seluruh transaksi bakal terpantau.

“Pendapatan mereka setiap hari kita tahu data kongkritnya jadi nominal pajak yang kita terima valid,” jelasnya.

Lihat Juga :  PT KAI Kertapati Palembang Batalkan Perjalanan KA Prabujaya Relasi

Sementara itu, Kepala Bidang Pajak Daerah lainnya BPPD Kota Palembang Taslim mengatakan, pemasangan e-Tax di tempat yang baru saat ini sudah dipetakan, terutama di tempat yang potensial. Wajib Pajak (WP) yang sudah dipasang sebelumnya jika didapati melanggar, tetap diberikan Surat Peringatan (SP).

“E-Tax yang baru ini sudah ada alatnya tinggal dipasang,” katanya.

Sementara itu, 500 e-Tax sebelumnya menurut Taslim yang sudah terintegrasi ada 491, sisanya 11 belum terintegrasi karena alasan teknis.

Reporter : Kamayel Ar-Razi
Editor : Zahid Blandino

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close