EKONOMI
Trending

Restoran GH Corner, Tempat Bersantai dan Bersantap Bernuansa Islami

Sibernas.com, Palembang-Restoran satu ini terbilang unik. Terletak di Jalan Letkol Iskandar di seberang Selatan Indah, Nomot 452D, Kelurahan 15 Ilir, Kecamatan Ilir Timur 1, Kota Palembang, restoran bernama GH Corner, menyediakan tempat makan sekaligus bersantai bernuansa Islami.

GH Corner merupakan satu-satunya restoran bernuasa Islami di Kota Palembang. Konsep bangunan di dalam restoran membuat pengunjung yang hadir merasa nyaman. Itu terlihat dari pemilihan warnanya yang klasik, serta desain interior yang unik, membuat kesan mewah dan elegan.

Jurnalis Sibernas.com berbincang bersama pengelola GH Corner

Tidak hanya konsep bangunan, sambutan dari pelayan GH Corner sangat ramah dan bersahabat. Para pelayan juga tidak segan berbincang-bincang dengan konsumen untuk sekadar menyapa atau menjelaskan apa yang ditanyakan para konsumen. Selain itu, para karyawan GH Corner juga memakai pakaian muslim khas Timur Tengah.

Pendiri GH Corner Tuan Datuk Muhammad Rasyidi Abdullah mengatakan, awalnya Restoran GH Corner terletak di kawasan Plaju, namun hanya bertahan 2 tahun karena banyak rekomendasi dari masyarakat yang meminta GH Corner dipindahkan di tengah kota agar mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat yang tinggal di Seberang Ilir maupun Ulu.

Salah satu menu andalan di GH Corner

“Tapi, GH Corner pertama kali berdiri di Sentul Bogor, pada Tahun 2016 dan sekarang sudah berkembang dan memiliki 16 cabang di Indonesia. Di Sumatera sendiri berada di Aceh, Medan, Padang, Pekabaru dan Palembang. GH Corner dipimpin Raja Ibadasy Syakar Syahwali, yang juga bertanggung jawab atas yayasan, toko modern, dan Bakery yang ada di cabang Palembang sendiri,” kata Datuk Muhammad Rasyidi Abdullah saat dibincangi Sibernas.com belum lama ini.

Interior yang menarik membuat pengunjung yang hadir merasa nyaman.

Pengurus GH Corner Cabang Palembang Fadli menambahkan, GH Corner bukan hanya mengangkat tema Timur Tengah tetapi juga Melayu, karena menjadi ciri khas orang Indonesia. Selain itu, Melayu juga menjadi budaya negara Malaysia, dan sudah umum dengan makanan Timur Tengah.

“Makanya kami pikir kenapa tidak untuk dipadukansaja,” ujar Fadli.

Untuk menu andalan dan menu yang sering dipesan oleh konsumen sangat beragam. Untuk menu dari Timur Tengah, yaitu Nasi Briyani dan Nasi Arab, untuk Westren yaitu Grilled Chiken Chop, Fish and Chip. Lalu untuk Melayu menu andalannya Nasi Goreng Pattaya, Nasi Goreng Kampung dan yang paling hits yaitu Roti Canai.

“Menu ini direkomendasikan untuk para masyarakat jika ingin datang ke GH Corner. Untuk pengunjung yang membawa rombongan ataupun keluarga terdapat menu yang cukup untuk 3-5 orang seperti Nasi Arab. Makanan ini bersertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI),” tambahnya.

Fadli menjelaskan, bahan dan kualitas menjadi pertimbangan utama restoran ini, kebersihan dan kehalalal makanan tidak perlu diragukan lagi, karena proses pengelolalan dan penyembelihan daging, baik daging ayam maupun daging kambing sesuai dengan aturan syariat Islam.

Bahkan telur yang dipakai dicuci di aliran air yang mengalir agar memang benar terhindar dari najis. Karena tujuan GH Corner sendiri menyediakan makanan yang halal untuk umat Islam dan menyelamatkan hati umat Islam agar terus menjadi baik, karena hati yang baik berawal dengan memakan makanan yang halal dan baik.

“GH Corner juga memiliki 16 cabang di berbagai negara seperti Turki dan Uzbeskistan. GH Corner juga mempunyai layanan pesan antar untuk minimal pesanan 100 ribu, namun tidak bekerja sama dengan layanan Go Food karena memang sudah ketentuan dari pusat, sehingga pihak restoran yang akan mengantar pesanan, tapi untuk orderan di bawah 100 ribu bisa dikirimkan melalui Go Send,” bebernya.

Tak hanya itu, GH Corner juga menyewakan tempat untuk acara seperti ulang ahun, arisan dan lain-lain di ruang VVIP lantai 2. Selain itu, konsumen tidak diperbolehkan membawa makanan dari luar.

“Jika ingin menyewa untuk acara ulang tahun pihak resto akan menyediakan cake yang dibuat sendiri di bakery. Untuk dua jam pertama penyewaan VVIP room gratis, namun lewat dari jam tersebut akan ada tambahan biaya sebesar 150 ribu rupiah,” kata Fadli.

Lebih lanjut Fadli membeberkan, GH Corner memiliki moto Ingat Makan Ingat Tuhan, di mana pesan ini ditujukan bagi konsumen maupun karyawan.

“Kami mempunyai 10 karyawan yang terdiri dari 6 ikhwan dan 4 akhwat, yang mana karyawan ikhwan mengenakan pakaian koko dan bagi akhwat memakai hijab. Karyawan GH Corner pun dilatih untuk bangun malam dan menjalankan sunah-sunah Rasul seperti salat tahajud, witir bahkan salat pun diatur agar tepat waktu. Yang unik dari GH Corner ini semua karyawan yang bekerja masih remaja karena memang itulah misi dan visi dari resto itu sendiri,” jelasnya.

Fadli juga menceritakan awal mula terbentuknya GH Corner ini bermula dari terbentuknya Academik Generasi Harapan Corner (AGHC), yaitu persatuan pelajar dari Malaysia, Indonesia, Singapure yang belajar di Timur Tengah. Selanjutnya mereka membentuk kegiatan nasyid. Singkat cerita, mereka ingin terus berkembang sampai terbentuklah yayasan, toko dan resto GH Corner.

“Tujuan dari GH Corner ini yaitu ingin membina remaja-remaja muslim untuk bisa menciptakan hidup yang sesuai dengan syariat Islam, salah satunya lewat makanan dari GH Corner ini” tutup Fadli.

Reporter : Agni/Dian (PKL)
Editor : Zahid Blandino

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close