SRIWIJAYA FC
Trending

Cerita Rifki, Habis Bertanding, Saya Diajak Coach Budiardjo Gabung SFC

Sibernas.com, Palembang-Rifki Ahmad Ale Silitonga, menjadi salah satu pemain lokal Sumatera Selatan (Sumsel) yang diberikan kesempatan trial atau ujicoba di klub Sriwijaya FC (SFC). Rifki menjalani latihan perdana bersama Laskar Wong Kito di Stadion Bumi Sriwijaya, Senin (20/1/2020).

Proses bergabungnya Rifki bersama SFC sungguh tidak disangka-sangka. Saat itu, pemain kelahiran Palembang, 17 April 2001 itu, sedang melakukan pertandingan ujicoba melawan PS Angkatan Darat (PSAD), berhadapan dengan klubnya, David FC di Stadion Patra Jaya, Plaju.

Skill memikat dan pergerakannya yang impresif, membuat Pelatih SFC Budiardjo Thalib, yang hadir di Stadion Patra Jaya, terpukau. Sejurus kemudian, usai pertandingan, pelatih asal Makassar, 4 Juli 1970, langsung mengajak pemain berusia 19 tahun itu bergabung.

“Selesai main saya langsung dipanggil Pelatih SFC Budiardjo, dan langsung diminta nomor WhatsApp (WA). Selanjutnya saya langsung diajak gabung ke Sriwijaya FC,” cerita Rifki saat dihubungi Sibernas.com, Selasa (22/1/2020).

Siapa Rifki dan perjalanannya di dunia sepakbola? Rifki memulai karir dengan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Musi Banyuasin (Muba), lalu gabung bersama skuat PS Bank Sumsel Babel. Terakhir dia bermain untuk klub David FC.

Puncak karir pengidola gelandang asal Spanyol Andres Iniesta ini, berhasil menembus skuat Tim Nasional Indonesia U-14 berlaga di kejuaraan Asean School Championship di Malaysia tahun 2016.

Memakai jersey nomor 10 Garuda, Rifki berhasil membawa Timnas Indonesia menjadi runner up kejuaraan sepakbola pelajar antar negara se-Asia Tenggara tersebut. Indonesia gagal meraih medali emas setelah takluk dari Thailand di partai final.

“Di sepakbola saya juga mengidolakan M Rizal, dia senior saya dan menjadikannya panutan dalam bermain sepakbola karena senior yang dewasa dan bagus dalam permainan sepakbola,” tambah Rifki yang sudah mengenal dunia kulit bundar sejak kelas 4 SD.

Rifki mengaku, bercita-cita menjadi pemain sepakbola profesional sejak dia masih kecil. Makanya, dia terus
berusaha dan kerja keras dalam mengasah kemampuan bermain sepakbol. Tak hanya itu, dukungan orangtua sangat berpengaruh dalam karirnya di dunia sepakbola.

“Ya, orangtua selalu mendukung dan
mendoakan yang terbaik untuk karir saya di dunia sepakbola,” beber Rifki.

Dikatakannya, menjadi pemain SFC sudah menjadi impiannya sejak kecil. Dia sangat berharap bisa membela tim tanah kelahirannya suatu saat nanti. Dan impian itu tinggal selangkah lagi, karena dia sudah mendapatkan kesempatan trial di tim peraih double winner 2007 itu.

“Saya bangga bisa bergabung dan menjalani latihan perdana SFC, meski baru berstatus sebagai pemain trial. Saya punya harapan tinggi untuk bergabung dan masuk skuat SFC,” tutup dia.

Reporter : Agni (PKL)
Editor : Zahid Blandino

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close