PALEMBANG

Dinilai Terbukti Suap Bupati Muara Enim Nonaktif, Robi Dituntut 3 Tahun Penjara

SIBERNAS.com, Palembang  – Pembacaan tuntutan kepada Robi Okta Pahlevi (35), seorang kontraktor yang terdakwa dalam kasus suap Bupati non aktif Muara Enim Ahmad Yani, digelar hari ini di ruangan tipokor Pengadilan Negeri kelas 1 A Khusus Kota Palembang, Selasa (14/1/2020).

Robi akhirnya dituntut tiga tahun penjara oleh JPU KPK.

Sidang dimulai pukul 09.20 dengan ketua majelis hakim Bong Bongan Silaban, Hakim anggota Juraidah dan Erma Suharti.

Seperti dikutip dari sripoku. com, Pembacaan tuntutan yang dibacakan Khoiriyadi selaku JPU KPK menyatakan bahwa bukti terdakwa memberi atau menjanjikan sesuatu dalam bentuk sejumlah uang sudah terbukti.

Suap diberikan supaya terdakwa dapat sejumlah proyek pada Dinas PUPR kab Muaraenim, yang kala itu bupatinya adalah Ahmad Yani.

Robi memberikan komitmen fee tahun 2019 sehingga ini membuktikan dakwaan pertama pasal 5 ayat 1 huruf a tentang tipikor.

Lihat Juga :  Amat Besar Dosanya, Mengatakan Sesuatu Tapi Tak Melakukan

Namun, pada akhirnya, JPU KPK menyampaikan tuntutan tiga tahun penjara untuk Robi.

Selain itu JPU juga menyampaikan denda 250 dengan subsider 6 bulan.

Tambah JPU lagi Hal yang memberatkan terdakwa ialah perbuatan terdakwa melanggar ketentuan undang ” korupsi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close