SUMSEL

2020, DPMPTSP Targetkan Investasi Meningkat

Sibernas.com, Palembang-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menargetkan investasi di Provinsi Sumsel meningkat. Hal Ini Diungkapkan Kepala DPMPTSP Provinsi Sumsel, Megaria saat diwawancarai, kemarin.

Megaria mengatakan, pada tahun ini (2020) pihaknya menargetkan investasi di Provinsi Sumsel meningkat. “Ya, kita optimis investasi akan meningkat pada tahun ini,” katanya.

Pihaknya optimis investasi di Provinsi Sumsel meningkat pada tahun ini karena berkaca atau melihat pada investasi pada tahun yang lalu (2019). “realisasi pencapaian invetasi pada 2019 kemarin tercatat lebih dari Rp26 triliun masuk sebagai investasi di Sumsel. Nah jumlah ini naik sedikit dibanding pencapaian investasi pada 2018 lalu yaitu berkisar Rp25 triliun,” ujar Megaria

Megaria menjelaskan, dari pencapaian di 2019 lalu, penanaman modal dalam negeri (PMDN) mendominasi yakni berkisar 60 persen. Selebihnya yakni sekitar 40 persen merupakan penanaman modal asing (PMA). “Tercatat selama 2019 ada 461 proyek PMA dan 744 proyek PMDN di Sumsel. Jumlahnya ini kita yakini akan bertambah pada 2020 ini,” jelasnya

Lebih lanjut diungkapkannya, kenaikan investasi di Provinsi Sumsel dikarenakan banyak hal. Diantaranya karena koordinasi antara pusat, provinsi dan kabupaten/kota mengenai data investor di Sumsel yang semakin baik. “Kami bersama BKPM melakukan pemantauan ke lapangan, terkait masalah-masalah yang selama ini ada, sehingga bisa diatasi dan pencatatan dan penyampaian LKPM investor di lapangan semakin aktif dan akurat. Contohnya lokasi yang selama ini sulit dijangkau, sekarang sudah disediakan anggaran untuk pemantauan di lapangan. Kita intensifkan di awal tahun ini,” ungkap Megaria

Megaria menambahkan, untuk meningkatkan minat investor, pihaknya juga akan menggaungkan kembali KEK Tanjung Api-Api. Apalagi di tahun ini pihaknya akan mengajukan kembali revisi KEK yakni PP nomor 51 tahun 2014. “KEK TAA ini dapat menjadi peluang besar untuk menarik investasi masuk ke Sumsel. Insya Allah revisi kita ajukan tahun ini, karena kita baru menyelesaikan RTRW dan kedepan akan menyelesaikan Amdal. Selain itu, pihaknya juga terus menyosialisasikan investasi di Sumsel melalui sejumlah kegiatan di 2020 ini. Diantaranya Infrada 2020 pada April mendatang, bersamaan dengan launching pelayanan notice ‘srikandi’ yang merupakan pelayanan baru dari DPMPTSP Sumsel dan maaih banyak lainnya,” katanya

Reporter : Maulana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close