OLAHRAGA

Dispora Ambil Alih Distribusi Bonus Atlet Porprov Rp3,25 Miliar

Sibernas.com , Palembang-Berbeda dengan sebelumnya, kali ini bonus atlet Kota Palembang bagi peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII di Kota Prabumulih diambil alih oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Palembang dalam proses pendistribusian.

Meski didistribusikan oleh pihak Dispora Kota Palembang namun tetap bonus mengacu pada data dan pengajuan yang diajukan oleh pihak Komite Olahraga Nasional (KONI) Kota Palembang.

Ketua KONI Palembang Suparman Romans mengatakan, secara teknis untuk bonus atlet ini pihaknya serahkan kepada Dispora Kota Palembang. Ia mengatakan, bonus ini ada peningkatan yang signifikan dibandingkan pada Porprov ke XI.

“Kalau di Porprov ke XI lalu peraih emas hanya dapat Rp 12 juta dan ini saat ini menjadi Rp 15 juta,” ujar Suparman Romans saat menghadiri malam penganugrahan insan olahraga yang berprestasi pada Porprov II Prabumulih di Ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang, Selasa (10/12/2019) malam.

Ia menambahkan, untuk bonus kepada para atlet ini total sekitar hampir Rp 4 miliar yang diberikan kepada 75 peraih emas, 82 perak dan 83 perunggu.

“Dengan bonus ini dapat menambah motivasi bagi para atlet kita,” jelas dia.

Bahkan , kata dia, walaupun kota Palembang hanya juara 2 tapi bonus kepada atlet lebih besar dari pada sang juara.

“Kita sayangkan kepada para atlet yang eksodus ke tempat lain yang diiming-imingi dengan bonus besar. Tapi ini tak kita sesalkan karena kita akan membina atlet-atlet yang loyalitas, setia dan tidak mengukur sebatas materi,” tegasnya.

Lihat Juga :  Gumarang FC Amankan Tiket Semifinal

Karena itu, pihaknya akan membina para atlet ini dengan cabor-cabor unggulan. Terkait bonus pelatih ia mengatakan, sedikit ada salah komunikasi namun pihaknya sudah membicarakan hal ini.

“Untuk pelatih ini kita kompromi kalau KONI yang kelola formatnya jelas, pengurus cabor yang juara umum dapat yang melekat juga kepada para pelatih,” jelas dia.

Namun, karena tahun ini dikelola pemerintah kota melalui Dispora mereka melihatnya berdasarkan acuan regulasi, dasar hukum. Sedangkan kalau KONI melihat ini sebagai kebijakan sepanjang itu kepentingan pelatih, atlet dan cabor.

“Namun kita akan koordinasi lagi tapi kita memang sayangkan ini karena alokasi anggaran sudah ada tapi terbentuk regulasi sehingga tak bisa dibagikan. Tapi kita akan koordinasikan lagi,” bebernya.

Ia mengatakan, merekomendasi total untuk bonus pelatih yakni Rp 700 juta untuk 98 pelatih yang ada.

“Tapi kita minta dibedakan bagi pelatih yang berhasil mengantarkan atletnya mendapatkan emas, perak dan perunggu jangan sampai dipukul rata,” jelasnya.

Sementara itu dikatakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Palembang Ahmad Zazuli, tahun ini pemerintah kota Palembang menganggarkan dana sebesar Rp3,25 miliar untuk bonus para atlet dalam ajang Porprov 2019 kemarin.

Lihat Juga :  Gumarang FC Amankan Tiket Semifinal

“Malam ini penganugrahan tapi tidak malam ini diberikan, tapi yang jelas sebelum akhir bulan sudah masuk ke rekening atlet tanpa potong pajak. Karena ini kan bonus jadi tidak kena pajak,”jelasnya.

Ia menjelaskan, untuk kategori perorangan peraih emas mendapatkan Rp15 juta, perak Rp12,5 juta dan perunggu Rp10 juta. Sedangkan untuk beregu, masing-masing peraih emas Rp 40 juta, perak Rp30 juta dan Perunggu Rp 20 juta.

Tambahnya, pemberian bonus ini sebagai bentuk perhatian pemerintah kota Palembang untuk para atlet yang telah berjuang.

“Walaupun hanya juara 2 tapi kita tetap bangga dan berharap nanti kedepan akan lebih baik lagi,” ungkap dia.

Terkait bonus pelatih, pihaknya meminta agar bersabar karena akan dibayarkan pada tahun 2020 mengingat dana yang tak mencukupi.

“Pelatih sebenarnya sudah kita anggarkan tahun 2020. Untuk tahun ini karena ketersediaan anggaran kita terbatas jadi rencana kita sudah bicarakan dengan Sekda,” jelasnya.

Ia pun menampik adanya isu pelatih tidak dibayar namun hanya ada miss komunikasi saja yang terjadi.

“Itu hanya miss komunikasi saja kita jiga sudah bicarakan dengan KONI karena keterbatasan anggaran jadi kami anggarkan tahun depan,” ungkap dia.

Untuk pelatih kata dia, dianggarkan tak terlalu besar yakni total sekitar Rp700 juta.

Reporter : Sugi
Editor : Zahid Blandino

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close