SRIWIJAYA FC
Trending

Musim 2020, Tidak Jaminan Putra Daerah Bisa Perkuat SFC

Sibernas.com, Palembang-Sekitar 80 persen pemain Sriwijaya FC (SFC) musim 2019 akan dirombak. Artinya, dari 23 pemain saat ini, hanya ada lima pemain yang tersisa.

Perombakan besar-besaran ini menyusul kegagalan Laskar Wong Kito promosi ke Liga 1 musim 2020. Tidak hanya itu, kuota pemain lokal asli Sumatera Selatan (Sumsel) atau putera daerah juga diperketat. Hanya yang memiliki kualitas dan masuk skema pelatih yang dapat memperkuat SFC.

“Kisaran 80 persen pemain yang dirombak, tapi baru perkiraan karena tergantung pelatih, bisa tetap 80 peraen atau berkurang tergantung hasil diskusi. Menurut saya, pemain kita sudah banyak usia senja, sudah habis masanya,” kata Direktuk Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Indrayadi, Kamis (5/12/2019).

Untuk pemain lokal Sumsel, kata Indrayadi, kalau memang ada yang berpotensi kenapa tidak, karena ada kebanggaan tersendiri saat membela klub daerah. Tapi kembali lagi tergantung pelatih, apakah bisa bermain di Liga 2020 atau tidak.

“Jadi bukan tidak mengakomodir pemain lokal, tapi di 2020 kita butuh pemain yang siap. Bukan hanya kepentingan daerah, tapi secara kualitas dia memang bisa berkompetisi,” tutupnya.

Untuk diketahui, musim ini hanya ada tiga pemain lokal Sumsel yang mampu menembua skuad inti Laskar Wong Kito, yakni Rizsky Dwi Ramadhana, Hapit Ibrahim dan Rahmat Juliandri.

Reporter/Editor : Zahid Blandino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.