NASIONAL

Hentikan Monopoli Pertamina, Luhut Akan Mengundang Investor Lain

SIBERNAS.com, Jakarta –  Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan ingin agar harga avtur segera turun sehingga tarif tiket pesawat bisa segera ditekan.  Untuk mewujudkan keinginan tersebut, ia mengatakan tak akan membiarkan PT Pertamina (Persero) memonopoli penjualan avtur di Indonesia.

Pihaknya akan mengundang investor lain untuk memasok kebutuhan avtur di dalam negeri supaya harganya bisa ditekan.

“Harga avtur itu harus turun. Dan tidak boleh satu, nggak boleh dimonopoli Pertamina. Kami masukin satu lagi atau dua lagi. Jadi ada pembanding sehingga juga memberi servis yang bagus,” kata Luhut  di Jakarta, Selasa (3/12).

Ia tak menjelaskan secara lengkap siapa yang akan diundang masuk dan ikut memasok kebutuhan avtur di dalam negeri. Menurutnya, masalah harga avtur akan dibahas dalam rapat di Kantor Menko Kemaritiman dan Investasi, Selasa (3/12) sore.

“Kami akan rapat jam 4, nanti kita lihat. Kita sudah minta, semua harus efisiensi, cost ini ujungnya efisiensi. Kenapa orang lain bisa lebih murah dari kita? Pasti ada yang salah. Orang lain enggak punya minyak, udara aja impor, kok bisa lebih murah dari kita. Tentu ada yang salah,” ungkapnya.

Luhut mengatakan penurunan harga avtur di dalam negeri diperlukan untuk menekan biaya logistik. Selain itu, penurunan juga diperlukan untuk menaikkan konsumsi dari pembelian tiket pesawat.

Menurutnya, harga avtur yang tinggi membuat tiket pesawat mahal. Di tengah permintaan tiket yang tinggi menjelang akhir tahun, kondisi tersebut bisa merugikan ekonomi dalam negeri.

Luhut kemudian mengatakan bahwa pihaknya, bersama Kementerian perhubungan dan pihak lainnya akan mengadakan rapat yang juga melibatkan stakeholder di kantornya, untuk mengevaluasi penyebab sulit turunnya harga avtur di Indonesia.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut penurunan avtur memang penting. Pasalnya, harga avtur memiliki pengaruh sampai dengan 40 persen terhadap tarif tiket pesawat.

“Makanya kenapa (upaya penurunan tarif tiket pesawat) kami mulai dari avtur. Karena apa? avtur itu 40 persen dari komponen (harga tiket),” ungkap Budi. dutip dari cnnindonesia. com

Menurut budi, penurunan harga avtur juga bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat yang tinggal di daerah Timur. Selain mengundang pemain lain dalam bisnis avtur, Budi mengatakan agar harga bahan bakar pesawat tersebut bisa turun, pihaknya juga meminta kepada Kementerian Keuangan untuk menurunkan PPN Avtur,

Permintaan penurunan PPN tersebut, ia minta dilakukan untuk penjualan di Indonesia Bagian Timur.

“Indonesia Bagian Timur ini sudah sedikit, tempatnya jauh, harga avturnya mahal. Jadi berlipat-lipat, Jadilah tarif yang tinggi. Kita utamakan Indonesia Bagian Timur itu ada rebalancing harga,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close