KRIMINALITAS

Siswa SMA Perkosa Pacar, Dalam Keadaan Tak Berdaya Lalu Ditinggal Dalam Hutan

SIBERNAS. com, PALEMBANG — Apa yang dilakukan Fadli ( 18), siswa SMA Daarul Aitam Palembang ini, sungguh tak bisa diterima akal sehat. Selain memperkosa FN (16), siswi SMA yang sama, Fadli juga meninggalkan begitu saja FN di salah satu kawasan di Kabupaten Ogan Ilir. Atas ulah bejatnya itu, kini Fadli harus menahan dinginnya penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Informasi yang dihimpun, Fadli yang merupakan warga Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Patih Galuh, Kecamatan Prabumulih Barat, Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel) ini, melakukan perbuatan kejinya itu setelah sang pacar menolak untuk untuk digaulinya.

Peristiwa ini terjadi, Selasa (22/10/2019) sekitar pukul 14.00 WIB, berawal saat pelaku sedang berada di kosannya. Tiba-tiba korban FN, warga Jalan KH Azhari, Lorong Tembusan, Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II Palembang yang juga pacar tersangka datang menemui pelaku.

Usai bertemu, kemudian korban minta diantarkan pulang ke rumah, lalu pelaku langsung mengajak korban pergi dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat miliknya. Di perjalanan pelaku kaget, karena korban mengaku jika dirinya sudah hamil.

Mendengar keterangan korban, pelaku mengaku panik, lalu mengajak korban berkeliling dan sampailah di Tempat Kejadian Perkara (TKP), di Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Setiba di TKP, hasrat pelaku tiba – tiba muncul, lalu pelaku memaksa korban untuk melakukan persetubuhan, dan korban menolak ajakan pelaku. Karena ditolak pelakupun emosi lalu melakukan penganiayaan terhadap korban.

Akibat penganiayaan itu, korban tidak berdaya, sehingga pelaku dengan leluasa menyetubuhi korban sebanyak satu kali. Usai menyetubuhi kekasihnya itu, seolah tanpa dosa pelaku langsung meninggalkan korban sendirian di tempat dan pulang ke kos-kosannya di Palembang.

Peristiwa ini sendiri sebelumnya sempat heboh, mengingat FN, siswi SMA yang sama tidak pulang kerumahnya usai bersekolah. Atas peristiwa ini pihak keluarga korban telah melaporkannya ke Polresta Palembang. Dalam laporannya, keluarga korban telah mencurigai Fadli korban bersama Fadli. Bahkan informasi yang didapat keluarga korban sempat mendatangi sekolah pelaku untuk menanyakan hal ini, namun saat itu pelaku sendiri tidak ditemukan.

Beruntung, Jumat (25/10), korban FN ditemukan warga dalam kondisi sangat memprihatinkan di kawasan Sungai Rambutan Ogan Ilir. Saat ditemukan korban dalam kondisi kelaparan, kehausan dengan memakai baju yang compang – camping, bahkan ditemukan beberapa luka di bagian tubuh korban. Penemuan korban ini sempat viral dimedsos.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Yon Edi Winara, didampingi Wakasat Reskrim AKP Ginanjar, memastikan pelaku FP akan ditahan meski masih berstatus pelajar. “Meski dia berstatus pelajar, pelaku terpaksa kita tahan. Untuk korban juga telah dilakukan visum sebagai penguatan barang bukti,” ungkapnya, Sabtu (26/10/2019).

Disebutkan Kasat, pihaknya juga mengamankan beberapa barang bukti, seperti satu helai bra milik korban, satu helai celana dalam milik korban, satu buah ikat pinggang milik korban, satu unit ponsel Merk Oppo A3 S milik pelaku, dan satu unit sepeda motor merk Honda Beat dengan nomor polisi BG 5774 CU milik pelaku.

Pelaku sendiri ditangkap tanpa perlawanan saat sedang nongkrong bersama temannya di depan kosan pelaku di Jalan Veteran Palembang, Jum’at (25/10/2019), sekitar pukul 22.00 WIB, dan langsung digiring oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang untuk dimintai keterangannya, kemudian pelaku langsung diserahkan ke Polres OI dimana lokasi TKP berada di OI.

Sementara itu, pihak SMA Daarul Aitam Palembang, hingga kini belum bisa dimintai tanggapannya.

Reporter : Denny Wahyudi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close