POLITIK

Mawardi Minta Anggota Dewan Terpilih Patuhi Undang-Undang

Sibernas.com, Palembang-Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan (Sumsel) Mawardi Yahya meminta kepada seluruh anggota dewan untuk memahami Undang-Undang Nomor 32 mengenai otonomi daerah yang mengharapkan kesinambungan eksekutif dan legislatif. Hal ini diungkapkannya saat menghadiri Pembukaan Orientasi Tugas dan Fungsi Anggota DPRD kabupaten/kota di Hotel The Zuri, Senin (2/9/2019).

Mawardi mengatakan, dirinya meminta kepada seluruh anggota dewan untuk memahami Undang-Undang Nomor 32 mengenai otonomi daerah yang mengharapkan kesinambungan eksekutif dan legislatif.

“Kalau UU Nomor 32 ini lebih jelas menjabarkan kesinambungan antara legislatif dan eksekutif. Dulu memang ada UU Nomor 22 yang mengatur jika eksekutif dan legislatif berhadapan. Apa bila dewan mengatakan tidak setuju, maka laporan pertanggungjawaban bupati berhenti. Sekarang tidak harus beriringan memang tetap DPRD sebagai mana mestinya menjadi kontrol,” katanya.

Lanjutnya, pihaknya juga meminta kepada seluruh anggota dewan untuk berkerja dangan baik, masyarakat akan menilai kerja legislatif dan eksekutif dalam membangun daerahnya masing-masing.

“Saya 10 tahun jadi Anggota DPRD berhadapan dan bertahan. Marilah memperjuangkan masyarakat serta marilah di dalam menjalankan tugas kita berpikir rasional dalam memutuskan sesuatau berdasarkan landasan hukum dan aturan berlaku,” ungkap Mawardi.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Sumatera Selatan Tarbiyah mengatakan, sebanyak 635 anggota DPRD terpilih Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan berkumpul di Palembang melakukan orientasi tugas dan fungsi guna mempersiapkan diri sebelum dilantik menduduki jabatan di legislatif. Selama 3 hari para anggota dewan terpilih akan menerima materi serta menyatukan visi/misi dalam membangun pemerintahan daerah ke depan.

“Materi di sini kita mengenai dasar Pancasila dan undang-undang, serta pengarahan bagaimana menyelaraskan visi misi pemerintahan ke depan,” katanya.

Acara orientasi ini juga bertujuan lain untuk meningkatkan keahlian serta keterampilan para peserta pembekalan bagi anggota dewan. Acara pembekalan tersebut akan berlangsung selama 3 hari perkloternya.

“Acara ini tidak lain agar membimbing para anggota dewan untuk bekerja secara profesional. Untuk 3 hari kedepan ada anggota dewan dari OKU dan Pagaralam, nanti libur satu hari dilanjuti dengan anggota dewan dari Kabupaten lainnya bergilir 17 kabupaten/kota,” ujar Tarbiyah

Tarbiyah mengungkapkan, usai pelatihan ini diharapkan para anggota dewan terpilih dapat menyelaraskan visi dan misi daerah masing-masing dan mewujudkan pemerintahan yang bersih.

“Semoga Anggota DPRD ini bisa menyelaraskan dengan program kepala daerah. Kita berharap tidak ada lagi anghota dewan yang tertangkap OTT, kalau bisa dihindarkan,” ungkapnya.

Reporter : Maulana
Editor : Zahid Blandino

Tags

BERITA TERKINI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close