KRIMINALITAS

Dua Pelaku Penggelapan Truk Bermuatan Besi Seberat 20 ton Diringkus Polisi

SIBERNAS. com, Palembang – Dua pelaku penggelapan satu unit mobil truk yang bermuatan besi seberat 20 ton berhasil diringkus unit  3 Subdit III  Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

kedua pelaku tersebut adalah Supriyanto (47) warga Desa Peninjauan Baturaja Kabupaten. Ogan Komering Ulu (OKU) dan temannya Frengki (32) Warga Way Kanan, ditangkap di Tulang Bawang Lampung, Senin (2/9/2019).

Menurut pengakuan Supriyanto, besi seberat 20 ton itu dari Jakarta akan di bawak ke Palembang. Tapi di arah Tanggerang mobil dan barang nya di serahkan ke teman Frengki.

“barang tersebut di jual tapi tidak tau berapa, karena saya mendapat bagian uang 70 juta rupiah dan si Frengki mendapatkan bagian lima juta.

Lihat Juga :  Suami Tega Siram Air Keras ke Tubuh Istrinya Hingga Melepuh

Uang yang didapat untuk keperluan membayar kontrakan membeli sepeda motor serta membeli kayu,” kata bapak empat anak ini saat ditemui di ruangan Riksa Unit 3 Subdit III Jatanras.

Pelaku  mengatakan baru  satu kali itu saja melakukan pengelapan  dan pelaku melakukan tersebut karena kepepet kebutuhan.

“Tugas saya hanya perantara  saja pak, kalau penjualan barang tersebut tidak tau karena tidak di kasih tau nya,” ujar Frengki.

“Kalau bagian hanya diberi Rp. 5 juta rupiah dan uang di gunakan untuk keperluan sahari-hari uang nya sudah habis.

Kasubidt Jatanras AKBP Yudhi Suhariadi  melalui Kompol Kanit Unit 3 Junaidi, SH mengatakan, dua orang yang diamankan ini merupakan pelaku penggelapan mobil truk dan 20 ton besi.

“Modus pelaku yang merupakan sopir ini membawah mobil berisikan besi dari Jakarta ke Palembang, namun barang tersebut tidak sampai ke kantor melainkan di bawah kabur oleh teman pelaku kemudian di jual.

Kerugian yang dialami korban mencapai Rp. 300 juta rupiah dimana mobil truk dan besi 20 ton di jual pelaku. Keduanya di tangkap di Tulang Bawang Lampung,” tutupnya.

Reporter: Deni wahyudi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.