EKONOMI

Tahun ini, 10 BUMD Tidak Dapat Penyertaan Modal Dari Pemprov Sumsel

Sibernas com, Palembang-Sebanyak 10 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tidak mendapatkan penyertaan Modal dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.

Hal ini diungkapkan Karo Perekonomian Provinsi Sumsel Afrian Joni. Dia mengatakan, tahun ini ada 10 BUMD yang tak diberi suntikan modal di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019.

“Ya, tahun ini terdapat 10 perusahaan plat merah yang tidak diberi penyertaan modal daerah oleh Pemprov Sumsel,” katanya

Adapun ke 10 BUMD yang tak diberi atau tidak mendapatkan penyertaan modal dari Pemprov Sumsel yaitu PT Bank Sumsel Babel, PT Bank Perkreditan Rakyat Sumsel, PT Jamkrida, PT.Swarna Dwipa Selaras Adiguna, PT Jakabaring Sport City, PT Sriwijaya Mandiri Sumsel, PT Adhya Tirta Sriwijaya, PD. Pertambangan dan Energi, PD Prodexim dan PD Perhotelan Swarna Dwipa.

“Nah ke 10 BUMD inilah yang tak diberi suntikan dana untum penyertaan modal,” ujar Afrian Joni saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (23/8/2019).

Afrian Joni menjelaskan, dalam pemberian penyertaan modal daerah kepada BUMD tersebut tidak berdasarkan permohonan saja, namun memang ada kajian bisnisnya. Dan hal itulah yang menjadi acuan Pemerintah Provinsi Sumsel.

“Pastinya belum ada yang kita berikan tahun ini. Kemungkinan pada 2020 bisa diberikan penyertaan modal daerah kembali,” jelasnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, ketika Pemprov Sumsel berinvestasi ke BUMD, pihaknya juga perlu memastikan dampak apa yang akan didapat oleh pemprov.

“Jelas harus ada dampaknya yang akan kita terima,” ungkap Afrian Joni.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel Mawardi Yahya sebelumnya mengatakan, penyertaan modal daerah itu sifatnya memang tidak wajib. Menurutnya, BUMD tersebut harus mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi pemerintah daerah.

“Sebab memang keberadaan perusahaan milik daerah itu harus mampu memberikan kontribusi, bukan menjadi beban pemda dengan terus diberikan penyertaan modal,” katanya singkat.

Reporter : Maulana
Editor : Zahid Blandino

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close