OLAHRAGA

Ketua KONI Sumsel Harus Royal, Loyal dan Berpengalaman

Sibernas.com, Palembang-Tak bisa dipungkiri, bahwa pembinaan dan prestasi atlet di kabupaten/kota di Sumsel tak lepas dari peran Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabang Olahraga (Cabor). Pasalnya, Pengprov Cabor lebih memahami detail tentang perkembangan atlet melalui pelatihnya.

Tak heran jika, jelang Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel, Pengprov Cabor menaruh harap tentang pimpinan KONI Sumsel yang ideal selama empat tahun ke depan.

Santer terdengar beberapa insan olahraga yang dikabarkan akan membidik kursi pimpinan induk olahraga Sumsel tersebut. Sebut saja
Hendri Zainuddin yang saat ini berjuang membawa kembali kejayaan SFC menuju Liga 1. Hendri juga tercatat sebagai Ketua Pengprov Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga (PABSI). Tidak hanya itu, sosok humoris ini juga dikenal dekat dan dikabarkan sudah mengantungi restu dari Gubernur Sumsel Herman Deru.

Kemudian Ketua Umum KONI Palembang Ir Suparman Romans yang memiliki pengalaman membawa Palembang 11 kali juara umum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Serta pengurus Cabor HOKI Eddy Rianto.

Lihat Juga :  HZ : Satu Kaki SFC Sudah di Delapan Besar

Sekretaris Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumsel Darlis mengatakan, sosok Ketua Umum KONI Sumsel juga harus paham dan mengerti tentang olahraga.

“Artinya berpengalaman dibidang olahraga. Pernah berkontribusi nyata dibidang olahraga. Biar paham kondisi pembinaan olahraga sampai ditingkatan Pengprov Cabor,” urai Darlis, Selasa (21/8/2019).

Menurut Darlis, pembinaan dan prestasi atlet tak cukup hanya dengan latihan saja. Butuh kompetisi yang dilakukan secara berjenjang, dati tingkat daerah hingga provinsi. Jika benar-benar akan mencetak atlet andalan.

“Tidak bisa hanya latihan saja, ikutkan kompetisi. Adakan sirkuit secara berkesinambungan. Sehingga atlet di kabupaten/kota terus muncul dari potensial hingga senior,” urainya.

Selain itu Darlis juga tak menampik bahwa sosok Ketua Umum KONI Sumsel haruslah memiliki kemampuan finansial yang kuat guna memback up kebutuhan pembinaan prestasi jika ada kendala secara teknis.

Lihat Juga :  Anggaran Tak Masuk APBD Perubahan, Atlet Disabilitas Tagih Janji Gubernur

Senada dengan itu dikatakan Sekretaris Umum Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sumsel Mursili Tjik Aman S.Sos mengatakan bahwa Pekerjaan Rumah (PR) KONI Sumsel dalam waktu dekat sangatlah berat. Torehan mimpi buruk PON Jabar 2016 lalu dengan peringkat 21 nasional menjadi pukulan telak mengingat sarana prasarana yang mentereng.

“Jadi idealnya Ketua Umum KONI Sumsel haruslah loyal dan royal,” ujar Mursili.

Pria yang juga pengurus Harian KONI Musi Banyuasin ini menambahkan, bahwa loyal diartikan paham secara lobby dan memiliki komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah baik eksekutif maupun legislatif.

“Sedangkan royal adalah bahwa Ketua Umum KONI Sumsel mampu memback up kebutuhan pembinaan dan prestasi maupun kompetisi mana kala terkendalan anggaran. Mulai dari anggaran yang belum turun sampai kebutuhan darurat,” pungkasnya.

Reporter : Sugi
Editor : Zahid Blandino

Tags

BERITA TERKINI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close