SRIWIJAYA FC

Kecewa, Jaya Hartono Sebut Wasit Tidak Paham Aturan

Sibernas.com, Serang-Pelatih Perserang Banten Jaya Hartono kesal bukan kepalang atas kepemimpinan wasit Sigit Budiyanto, saat laga Perserang melawan Sriwijaya FC (SFC) di Stadion Maulana Yusuf, Rabu (21/8/2019) sore. Bahkan, Jaya secara tegas menyebut wasit asal DKI Jakarta itu tidak paham aturan.

Kekesalan juga dilontarkan jaya terhadap perangkat pertandingan lainnya, yakni Asisten Wasit I Said Sania (Maluku Utara) dan Samsul Bauhuri (Riau). Saking emosinya, saat pertandingan masih berjalan, Jaya sempat menghampir Asisten Wasit untuk melakukan protes sehingga terjadi keributan. Usai pertandingan, rombongan wasit sempat mendapat intimidasi pemaih Perserang dan suporter, namun berhasil diamankan petugas yang bertugas.

Pada sesi konferensi pers usai pertandingan Jaya mengatakan, Asisten Wasit I Said Sania harus mempertangungjawabkan perbuatannya yang sudah mengangkat bendera. Pasalnya, saat bola dibawa pemain SFC, Asisten Wasit I justru menurunkan bola, sehingga permainan tetap dilanjutkan.

“Asisten wasit harus bertanggung jawab apa yang dilakukannya, saat sudah angkat bendera harusnya sampai wasit utama melihat ada apa lalu bertanya ke asisten wasit. Kalau memang out maka lakukan, jangan turunkan lagi karena bola sudah dibawa pemain lawan,” kata Jaya Hartono.

Lihat Juga :  Prediksi Pertandingan : Main Lepas di Laga Pamungkas

Jaya juga kesal saat bola dibawa pemain SFC, pelanggaran justru diberikan kepada pemain Perserang. Pun saat pelanggaran dilakukan oleh pemain SFC, malah pemain SFC yang mendapatkan tendangan bebas.

“Otak dan matanya itu kemana, wasitnya ada di situ. Itu wasit tahu aturan gak sih. Kalau dia tutup mata di sini, hanya demi belain lawan. Itu yang kami kecewa atas sikap dan keputusan wasit,” tegas mantan Pelatih Persib Bandung itu.

Selain itu, Jaya juga mempersoalkan saat terjadi pelanggaran, tim kesehatan justru masuk ke dalam lapangan. Mirisnya, pemain tidak disuruh keluar oleh wasit malah disuruh terus bermain.

“Ini peraturan apa? Kalau petugas kesehatan sudah masuk, pemain harus keluar, ini malah disuruh terus bermain, dan akhirnya dia cetak gol. Itu yang bikin kami marah,” cetusnya.

Lihat Juga :  Anggap Adik, Babel United Didoakan Lolos ke Liga 1

Meskipun kecewa dan marah, Jaya enggan melayangkan surat protes.

“Kalau protes, saya rasa percuma untuk protes, tidak akan mengubah hasil laga,” cetus jaya.

Sebelumnya, Jaya juga melakukan protes saat kalah 0-1 atas SFC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabading, Minggu (23/6/2019). Jaya memprotes
wasit Ridwan Pahala yang tidak memberikan hadiah penalti kepada tim Perserang, saat Hary Habrian dijatuhkan pemain SFC di kotak terlarang pada menit 85.

“Ini pertandingan live, apalagi kalau tidak disiarkan langsung. Saya tidak tahu, SFC yang mau menang atau wasit yang mau menang. Harusnya kalau mau profesional, kita mulai dari Liga 2,” kata Jaya Hartono saat itu.

Reporter/Editor : Zahid Blandino

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close