SUMSEL

Realisasi Kampus Akamigas Berikan Dampak Luas Bagi Masyarakat Sumsel

Sibernas.com, Palembang-Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya bersama Walikota Prabumulih Ridho Yahya, dan Badan Pengembangan Sumber daya Manusia Kementerian ESDM mengadakan pertemuan di Kantor Gubernur Sumsel Palembang, Selasa (20/8/2019).

Pertemuan tersebut, membahas mengenai rencana pembangunan Kampus Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas yang akan dibangun di Prabumulih pada tahun 2020.

“Pemerintah Provinsi Sumsel menyambut atas direalisasikannya pendirian Politeknik Energi dan Pertambangan di Kota Prabumulih,” kata Mawardi.

Menurut Mawardi, tambang minyak dan gas di Sumsel banyak dan tersebar di beberapa lokasi sehingga pihaknya yakin dengan pembangunan Akamigas di Sumsel akan membawa angin perubahan dalam pengelolaan migas.

“Semoga dengan keberadaan Politeknik ini dapat menambah SDM Sumsel di bidang energi. Pemprov Sumsel mengucapkan terima kasih pada Kementerian ESDM yang telah menunjuk Sumsel sebagai lokasi yang dipilih,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Prabumulih Ridho Yahya mengatakan, jika pembangunan PEM Akamigas sudah menjadi komitmen bersama untuk mewujudkan SDM terbaik Indonesia dalam pengelolaan sumber daya gas dan mineral serta pertambangan yang rencananya sudah mulai dibangun pada tahun depan.

“Kita juga menyiapkan tanah sebesar 18 hektar untuk merealisasikan pembangunan. Jika selama ini putra-putri terbaik Sumsel dikirim ke Cepu, Jawa Tengah untuk belajar, diharapkan dengan adanya Akamigas di Prabumulih para pelajar andal dalam tata kelola minyak akan muncul,” katanya.

Akamigas di Prabumulih ini merupakan proyek pertama yang diajukan untuk dibangun semua Politeknik, namun pembangunan saat itu dibangun terlebih dulu di Cepu, saat ini baru akan dilakukan pembangunan di Sumsel lantaran, Prabumulih dianggap sebagai lumbung minyak dan gas.

“Akamigas ini jadi yang kedua di Cepu. Jadi tidak hanya menjadi milik masyarakat Sumsel saja, dari Sulawesi atau Kalimantan bisa bersekolah di sini. Ini baru dua ada Cepu dan Prabumulih. Kementerian SDM mengharapkan akan tercipta akamigas lain di seluruh Indonesia sesuai potensinya masing-masing,” ujar Ridho.

Ridho menjelskan, pertemuan ini juga nantinya akan mengundang Medco, Pertamina dan pihak pengelola minyak dan gas lainnya untuk disosilisasikan jika Sumsel siap membangun kampus Akamigas.

“Ini jadi proyek provinsi dan gubernur yang menentukan dan memintanya,” jelasnya

Lanjutnya, dengan adanya Akamigas, akan berdampak bagi masyarakat Prabumulih, Sumsel dan Indonesia secara keseluruhan.

“Kita siapkan tenaga pengajar berkualitas, wilayah kita dikelilingi tempat migas. Kalau dulu kita jadi penonton gas, maka saat ini masyarakat Prabumulih sudah bisa menikmati gas seluruhnya. Masa yang bekerja mengelola gas bukan putra/putri terbaik Sumsel, makanya kita buat Akamigas agar ada putra putri terbaik kita yang mengelola,” ungkap Ridho.

Reporter : Maulana
Editor : Zahid Blandino

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.