EKONOMI

Penghasilan Ratusan Juta per Bulan, PD Pasar Ingin Ambilalih Pasar 16 Ilir & Pasar Kuto

Sibernas.com, Palembang-Pasar 16 Ilir dan Pasar Kuto yang masih berstatus Build Operation and Transfer (BOT) dan dikelola PT Gandha Tahta Prima (GTP), memiliki potensi besar terutama di sisi retribusinya. Sehingga PD Pasar menginginkan untuk mengambil alih. Hanya saja BOT tersebut baru akan berakhir 2024 mendatang.

Direktur PD Pasar Palembang Jaya Saiful mengatakan, saat ini Pasar 16 Ilir dan Kuto dikelola oleh pihak ketiga. Meskipun diperlukan adanya kajian khusus, tetapi pihaknya memprediksi potensi yang dihasilkan per bulan bisa mencapai ratusan juta.

“Potensinya saja per bulan ratusan juta. Kalau dua pasar itu potensi yang dihasilkan bisa mencapai setengah triliun per tahun. Estimasinya sekitar itu, tapi harus dikaji lagi,” kata Saiful, Selasa (20/8/2019).

Saiful mengatakan, dari sekitar 34 pasar di Palembang, dua pasar yang dikelola oleh pihak ketiga ini secara otomatis penarikan retribusinya tidak masuk ke PD Pasar. Berkurangnya penarikan retribusi dari kedua pasar ini cukup berpengaruh, apalagi Pasar 16 Ilir yang paling besar memberikan retribusi.

“Sehingga jikapun PD Pasar ingin mengambil alih kembali pengelolaan kedua pasar ini itu wajar saja, tetapi BOT baru akan berakhir 2024, mungkin di tahun itu baru bisa diprosesnya,” katanya.

Potensi ratusan miliar dari dua pasar tersebut ke depan diyakini bisa menutupi target retribusi pasar yang hampir tidak mencapai target. Target retribusi dan sewa pasar di Palembang tahun ini Rp600 juta – Rp700 juta per bulan. Lantaran masih BOT, pengelola Pasar 16 Ilir memberikan kontribusi Rp90 juta per bulan.

“Jika Pasar 16 Ilir dikelola oleh pemerintah kota, kita bisa memanfaatkan lantai 5 itu yang sekarang jadi tempat penjualan BJ. Di malam hari jadi tempat nongkrong, makan, kuliner. Yang jelas kita manfaatkan, buat studi kelayakannya. Ini bisa ratusan juta pemasukan ke kas daerah, sehingga Pasar 16 Ilir tetap ramai di malam hari,” jelasnya.

Reporter : Kamayel Ar-Razi
Editor : Zahid Blandino

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close