NASIONAL

Detik- detik Polisi Dibakar saat Amankan Demo di Cianjur

SIBERNAS.com, Cianjur  – Saat mengamankan aksi demo mahasiswa di Pendopo Kabupaten Cianjur mengakibatkan  tiga anggota kepolisian terbakar.

Kabar tiga anggota polisi terbakar ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko.

Awal mula terjadinya tiga anggota polisi cianjur terbakar ini, saat gerombolan mahasiswa melakukan unjuk rasa untuk menyuarakan aspirasi berkaitan dengan evaluasi adanya pengangguran atau sedikitnya kapangan pekerjaan, serta pendidikan di Kabupaten Cianjur.

Namun, saat melakukan aksi, mereka tak berhasil menemui pimpinan daerah yang dimaksud para gerombolan mahasiswa.

Hal inilah yang membuat pengunjuk rasa melakukan aksi bakar ban.

“Sebelum pembakaran itu, dilakukan aksi penutupan jalan dulu tepatnya di Jalan Siliwangi depan Pemda Kabupaten Cianjur,” ungkap Truno.

“Sehingga terjadi kemacetan atau tidak tertib, kemudian dilanjutkan pembakaran ban,” jelas Truno.

Anggota Babinkamtibmas Kelurahan Bojong Herang Polres Kota Cianjur, Aiptu Erwin yang saat itu tengah mengawal jalannya aksi unjuk rasa, berusaha memadamkan ban terbakar.

Namun, ada oknum melemparkan bahan bakar minyak dari arah belakang sehingga api menyambar tubuh Erwin.

“Pada saat pemadaman ada satu oknum dari 50 orang tadi ini menyiram yang bersangkutan dengan bahan bakar minyak sehingga kondisi Aiptu Erwin terbakar,” terang Truno.

Lihat Juga :  Gelar Razia Besar-besaran Mulai Besok Hingga 14 Hari Kedepan, Polri Rinci 12 Pelanggaran yang Akan Disasar

Dua anggota lain, Bripda Yudi Muslim dan Bripda FA Simbolon, juga ikut terbakar saat berusaha menyelamatkan Erwin.

“Mereka berdua ini ingin menyelamatkan rekannya dengan memadamkan.”

“Namun ikut terbakar kemudian mengalami luka bakar,” ujar Truno.

Bripda Yudi Muslim dan Bripda FA Simbolon sendiri merupakan anggota Sabhara Polres Cianjur.

https://www.facebook.com/marisuksesbersama/videos/554018361800061/?t=7

Penyiram Bensin Terungkap

Dari video yang beredar, pelaku penyiraman bensin ke kobaran api yang membakar ban langsung diamankan polisi.

Dikutip dari TribunJabar.id, jika remakan video tersebut diputar pelan, terlihat jelas siapa pelaku pelemparan bensin tersebut.

Orang yang diamankan polisi juga cocok.

Pria itu mengenakan jaket hitam dengan motif garis di lengannya.

Belum diketahui identitas pria tersebut, apakah termasuk mahasiswa pendemo atau orang luar.

Aiptu Erwin Alami Luka Bakar 80 Persen

Dari pantauan TribunJakarta.com, anggota Polres Cianjur yang bernama Aiptu Erwin tiba di RS Polri Kramat Jati sekira pukul 17.08 WIB.

Saat keluar dari ambulans yang berhenti tepat depan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), bagian kaki, lengan, leher, hingga kepala Aiptu Erwin tampak dibalut perban tebal.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Aiptu Erwin yang tercatat sebagai anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Bojong Herang mengalami luka bakar paling parah.

“Kondisi luka bakarnya 80 persen. Namun, nanti medis yang bisa menjelaskan detail,” kata Trunoyudo, Kamis (15/8/2019).

15 Mahasiswa Diamankan

Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan sudah ada belasan mahasiswa yang diamankan dari aksi unjuk rasa ricuh di Cianjur, Kamis (15/8/2019).

Lihat Juga :  Gelar Razia Besar-besaran Mulai Besok Hingga 14 Hari Kedepan, Polri Rinci 12 Pelanggaran yang Akan Disasar

Belasan mahasiswa yang ditangkap oleh jajaran Polres Cianjur itu karena pada demo tersebut menimbulkan korban bakar terhadap tiga orang anggota kepolisian.

“Tersangka saat ini masih dalam pendalaman dan sudah dilakukan pengamanan di Polres Cianjur sebanyak 15 orang untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” kata Truno, seperti dilansir TribunJabar.id.

Dari 15 mahasiswa yang diamankan, salah satunya adalah MF yang merupakan koordinator lapangan pada aksi unjuk rasa di Pendopo Cianjur itu.

Proses penyelidikan terkait aksi ricuh demo mahasiswa ini, Truno menyebutkan jika jajaran Polres Cianjur dibantu oleh Dirkrimum Polda Jabar.

Hal tersebut dikarenakan pada insiden tersebut ada tindak pidana yang mengakibatkan anggota Polri yang sedang bertugas terluka parah.

“Terkait hasil pemeriksaan (penetapan tersangka) nanti tunggu perkembangannya. Penetapan tersangka maksimal 1×24 jam,” ujar Truno.

Terkait unsur penyiraman oleh oknum mahasiswa itu, pihaknya sedang mendalami apakah ada kesengajaan atau tidak.

Selain itu, Truno menjelaskan sudah ada sejumlah barang bukti yang turut diamankan pada insiden tersebut.

Ban yang dibakar dan mengakibatkan Aiptu Erwin, anggota Polri yang terbakar parah itu menjadi salah satu barang bukti yang diamankan.

“Ban yang dibakar, kondisi pakaian korban yang terbakar serta kondisi kesehatan korban juga menjadi petunjuk atau nanti alat bukti surat keterangan dari dokter,” ucap Truno

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.