SRIWIJAYA FC

Dulu Supersub, Sekarang Raja Assist SFC

Sibernas.com, Palembang-Siswanto kini bertransformasi sejak membela Sriwijaya FC (SFC) jelang berakhirnya putaran pertama Liga 2 musim 2019. Dari seorang supersub, menjadi raja assist Laskar Wong Kito.

Pada musim 2011/2012, julukan supersub begitu melekat pada sosok Siswanto. Saat itu, Pelatih SFC Kas Hartadi kerap menurunkan Siswanto pada menit-menit krusial. Supersub adalah istilah yang diberikan kepada mereka yang duduk di bangku cadangan kemudian masuk menggantikan rekannya dan memberikan dampak besar bagi tim.

Terbukti, Siswanto kerap menjadi penentu kemenangan SFC, hingga menjadi sosok kunci saat merengkuh gelar juara Indonesia Super Legaue (ISL) 2011/2012. Namun, saat kembali memperkuat SFC di pentas Liga 2 2019, mantan pemain Persekabpas Pasuruan itu, justru menjelma menjadi raja assist Laskar Wong Kito.

Dari 10 laga yang sudah dilakoni Amrizal dan kawan kawan, Siswanto sudah memberikan tiga assist berbuah gol kepada barisan penyerang SFC. Aksi pemain berusia 34 tahun itu dimulai saat hadapi PSCS Cilacap pada pekan keempat Liga 2 Indonesia 2019 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Minggu (7/7/2019).

Siswanto yang masuk pada babak kedua, menjadi senjata pamungkas Sriwijaya FC dengan menciptakan sebuah assist berbuah gol untuk striker Airlangga Sucipto pada menit 72. Laga ini dimenangkan SFC dengan skor 2-0.

Lihat Juga :  SFC Masih Tunggu Kedatangan 2 Pemain

Aksi kedua Siswanto berlanjut saat SFC menjamu Persiraja Banda Aceh di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (28/7/2019) sore.
Umpan Siswanto menit ke-53 dari sektor sayap berhasil dimanfaatkan Ahmad Ihwan untuk menjebol gawang Persiraja. Skor 1-0 bertahan hingga laga usai.

Terakhir, Siswanto memberikan umpan saat SFC bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah PSMS Medan di Stadion Teladan, Kamis (1/8/2019). Umpan sepak pojok di menit 55 berhasil diteruskan Ahmad Ihwan untuk menjebol gawang PSMS Medan.

“Bagi saya tidak masalah siapa yang cetak gol, yang paling penting SFC menang dan bisa lolos ke Liga 1 musim depan,” ujar Siswanto, saat dibincangi belum lama ini.

Mantan pemain Persiba Balikpapan itu mengaku, belum ada kesempatan bagi dirinya untuk mencetak gol. Karena itu, dia lebih memilih melepaskan umpan kepada rekannya.

“Kalau ada kesempatan pasti ingin cetak gol juga, tapi paling penting adalah kemenangan tim. Biasanya, habis latihan, saya juga berlatih sendiri melepaskan umpan untuk memanjakan kawan-kawan untuk mencetak gol,” tambahnya.

Lihat Juga :  Hendrico-Anis Nabar Mampu Jawab Ekspektasi Kas Hartadi

Siswanto juga tidak mempersoalkan keputusan Pelatih Kas Hartadi, yang lebih sering menurunkan dirinya di babak kedua ketimbang masuk daftar starting eleven.

“Semua pemain pasti ingin masuk starting eleven, tapi pelatih yang menentukan. Kemudian, kemarin saya juga sempat mengalami cedera sehingga butuh waktu untuk pemulihan,” pungkas Siswanto.

Siswanto memang sudah begitu akrab di telinga publik Sumatera Selatan. Sebab, pria kelahiran Pasuruan itu sempat membela Laskar Wong Kito pada musim 2011-2012 dan 2013-2014.

Ketika itu, Siswanto turut berperan besar atas keberhasilan Sriwijaya FC meraih trofi Indonesia Super League (ISL) 2011/2012. Tercatat, ia bermain sebanyak 29 pertandingan dengan menyumbang empat gol. Kendati sudah tak lagi muda, sosok Siswanto yang pernah bermain untuk berbagai klub Indonesia seperti Persib Bandung, Persebaya Surabaya, hingga Persema Malang itu dianggap sebagai figur yang tepat mewujudkan ambisi Sriwijaya FC meraih juara Liga 2 dan lolos ke Liga 1 musim 2020.

Reporter/Editor : Zahid Blandino

Tags

BERITA TERKINI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close