PALEMBANG

Distribusi Air ke Pelanggan Berkurang, ini Sebabnya

Sibernas.com, Palembang-Kota Palembang saat ini sedang memasuki puncak musim kemarau berdampak pada pendistribusian air PDAM Tirta Musi kepada pelanggan sebab level air baku yang berkurang selama 2 – 4 jam.

Direktur Utama PDAM Tirta Musi Palembang Andi Wijaya mengatakan, kemarau memang cukup mengganggu PDAM Tirta Musi yang berdampak pada debit air yang disuplay kepada pelanggan.

“Terutama pada level air Sungai Musi yang menjadi bahan baku PDAM menjadi turun drastis selama kurang lebih 2-4 jam di saat kemarau ini, sehingga air yang di produksi menjadi tidak optimal,” katanya saat dihubungi, Selasa (7/8/2019).

Meski mengakui jika pendistribusian air kepada pelanggan berkurang namun pihaknya tidak bisa menjabarkan secara detail menjadi berapa. Hanya saja setiap harinya kapasitas pengaliran air 4000 liter perdetik.

Lihat Juga :  Hadiri Muktamar XX IMM di Palembang, Jokowi  Apresiasi Peran Aktif Kader IMM

“Ada penurunan level air baku yang berlangsung hanya 2 sd 4 jam. Tetapi distribusi air baku kita itu juga bersumber dari berbagai IPA dan Booster. Secara umum ada pengurangan debit distribusi pada saat produksi air tidak optimal karena adanya penurunan level air sungai,” jelasnya.

Dia mengatakan, untuk mengantisipasi hal tersebut PDAM Tirta Musi sudah menyiapkan pompa cadangan air baku untuk mengambil air baku secara langsung ke sungai apabila level sungai sedang mengalami penurunan yang paling ekstrim sehingga air tidak secara optimal masuk ke kanal intake.

“Dengan berkurangnya debit distribusi ke pelanggan akibat kemarau ini mengakibatkan aliran air bersih ke daerah-daerah ujung pengaliran terganggu,” katanya.

Lihat Juga :  Catat! Ruas Jalan Ini Ditutup Saat Kegiatan Ziarah Kubro

Lanjutnya, dalam menghadapi musim kemarau ini pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk menghemat air.

“Masyarakat harus hemat dalam menggunakam air bersih dan jika Jika ada masalah bisa menghubungi call center di nomor 0711 355222,” terangnya.

Reporter : Pitria
Editor : Zahid Blandino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.