SUMSEL

Gubernur Berikan Dua Sanksi Kepada SMA Taruna Indonesia

Sibernas.com, Palembang-Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru memberikan Dua sanksi kepada SMA Taruna Indonesia setelah meninggalnya dua mahasiswa berinisial DBJ dan WJ saat mengikuti Masa Orientasi Sekolah (MOS). Hal ini diungkapkan Gubernur Sumsel, H Herman Deru saat diwawancarai di Kantor Gubernur Sumsel, Senin (5/8/2019).

Deru mengatakan, pihaknya memberikan dua sanksi terhadap SMA Taruna Indonesia. Sanksi pertama yaitu dilarang menerima mahasiswa selama Satu tahun ajaran 2020-2021 dan yang kedua yaitu menghentikan kegiatan belajar mengajar yang bersifat militer.

“Keputusan rapat memberikan hukuman tadi hasilnya kita beri dua sanksi, yakni dilarang menerima mahasiswa selama 1 tahun dan menghentikan kegiatan belajar mengajar yang bersifat itu militer,” katanya.

Dua sanksi yang diberikan pihaknya terhadap SMA Taruna Indonesia tersebut merupakan hasil investigasi yang telah dilakukan tim investigasi.

“Dua sanksi yang kita berikan ini sudah disampaikan ke pihak sekolah dan sudah saya tanda tangani,” tambah Deru.

Deru mengungkapkan, Jika pihak SMA Taruna Indonesia ingin mengaktifkan kembali penerimaan siswa baru maka pihak sekolah harus mengevaluasi persyaratan Standar Operasional (SOP) sesuai dari kementrian pendidikan.

“Jika mereka ingin diaktifkan kembali seperti semula mereka harus mengevaluasi persyaratan SOP sesuai standar kementrian pendidikan dan mereka harus memberhentikan kegiatan MOS yang bersifat militer,” ungkapnya

Dijelaskannya, mengenai persoalan tindakan pidana yang dilakukan SMA Taruna Indonesia, pihaknya menyerahkan itu semua ke ranah kepolisian.

“Kalau masalah pidana SMA Taruna Indonesia saya serahkan kepda pihak kepolisian,” jelas.Deru

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel Widodo mengatakan, SMA Taruna Indonesia tidak boleh menerima mahasiswa baru pada ajaran tahun 2020/2021.

“Hasil investigasi itu hukumannya tidak boleh menerima mahasiswa baru tahun depan. Sementara itu dulu saya berikan statemennya,” katanya singkat.

Reporter : Maulana
Editor : Zahid Blandino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *