OLAHRAGA

Jelang PON Papua, Bidik Atlet Panah Andalan

Sibernas.com, Palembang-Pengurus provinsi (Pengprov) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Sumsel, menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Sumatera Selatan di lapangan Kompleks Sriwalk dari 2-4 Agustus.

Kejurda yang diikuti 105 atlet, berasal dari 12 kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Sedangkan lima kabupaten/kota yang tak mengirimkan atletnya adalah Muaraenim, Empatlawang, Lubuklinggau, Musirawas dan Muratara. Meski tanpa utusan dari lima kabupaten/kota, peserta terbilang sangat besar, karena juga diikuti beberapa klub panahan.

“Dari selekda ini nanti akan ditemukan atlet potensial yang nantinya bakal diturunkan di Prapon di Jakarta pada 21-29 September nanti,” kata Ketua Umum Perpani Sumsel Dhani Indra di sela-sela Kejurda, Jumat (2/8/2019).

Dijelaskannya, jika jadwal PraPON, di Jakarta, tadinya bakal digelar 1-10 Oktober nanti, tapi kini dipercepat karena berbarengan dengan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas).

Lihat Juga :  Gol Virgil van Dijk Bawa Liverpool Angkat Trofi Pertama Musim Ini

“Kita harus lakukan persiapan dan terus latihan untuk dapat lolos PON di Papua tahun 2020,” ucapnya.

Kontingen Sumsel khususnya dari cabor panahan harus mampu menembus peringkat 8 besar di Prapon, untuk dapat turun di PON Papua.

“Dengan adanya Kejurda dan latihan keras, kita percaya Sumsel khususnya dari cabor panahan bisa mencapai target itu,” katanya.

Masih kata Dhani, Kejurda yang tengah berlangsung juga menjadi ajang pemanasan bagi atlet-atlet kabupaten/kota sebelum turun di Porprov di Prabumulih tahun ini.

“Kejurda ini pun jadi persiapan atlet bagi kabupaten/kota di Sumatera Selatan sebelum turun di Porprov pada tahun ini,” ucapnya.

Ketua Umum Perpani OKI KH Abah Yuris Al Palimbani yang turut hadir di lapangan menambahkan, jika atlet panahan asal OKI samgat bersemangat turun di Kejurda ini. Perpani OKI menurunkan 7 atlet panahan terbaiknya.

Lihat Juga :  Gol Virgil van Dijk Bawa Liverpool Angkat Trofi Pertama Musim Ini

“Kita turunkan 7 atlet, ada anak santri. Sebab kalau di OKI panahan sering dilakukan di pondok-pondok pesantren,” ucapnya.

Untuk semakin membuat cabor panahan di Kabupaten OKI semakin populer untuk semua kalangan, dia bersama pengurus Perpani OKI yang lainnya, terus memberikan sosialisasi sampai tingkat pedesaan atau program dari desa ke desa.

“Makanya kalau di OKI kami sering lalukan sosialisasi dan mencari atlet-atlet berbakat sampai tingkat pedesaan. Kami juga rencananya ingin mengelar Bupati Cup OKI untuk cabor panahan dalam waktu dekat ini,” pungkasnya.

Reporter : Abdullah
Editor : Zahid Blandino

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.