PENDIDIKAN

Seluruh Siswa Baru SMA Taruna Indonesia di Tes Kesehatan

Sibernas.com, Palembang-Tim investigasi bentukan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali melakukan penyelidikan tekait kematian dua siswa SMA Taruna Indonesia saat melaksanakan Masa Orientasi Siswa (MOS). Terbaru, tim melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kesehatan seluruh siswa baru di sekolah tersebut.

Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengatakan, tim investigasi saat ini tengah merampungkan hasil penyelidikan terkait SMA Taruna Indonesia.

“Tim sudah melakukan pengecekan terhadap seluruh masalah yang ada di sekolah itu. Saat ini masih dirapatkan hasilnya,” kata Mawardi Yahya, Kamis (1/8).

Menurutnya, pengecekan yang dilakukan tim investigasi tersebut termasuk memeriksa kondisi kesehatan seluruh siswa baru. Hal itu bertujuan untuk memastikan apakah ada kemungkinan siswa lainnya yang mengalami cedera fisik saat mengikuti pelaksanaan MOS beberapa waktu lalu.

Lihat Juga :  Disdik Sumsel : Pemalsuan Dokumen Sertifikat Prestasi Maka Akan Didiskualifikasi Pada PPDB Tahun 2024

“Insya Allah dalam waktu satu sampai dua hari kedepan hasilnya secara keseluruhan sudah keluar,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, akan menjatuhkan sanksi penutupan dan pencabutan izin terhadap SMA Taruna Indonesia, Palembang bila nantinya ditemukan pelanggaran berat yang dilakukan pihak sekolah.

“Hasil investigasi kita akan dikolaborasikan dengan polisi. Kalau di situ ada pelanggaran berat oleh institusi, saya yakin tutup. Tapi saya tidak mau gegabah,” katanya.

Menurtnya, ada fakta baru terungkap dari hasil investigasi tersebut. Fakta tersebut diyakini akan menentukan sanksi apa yang akan diterima oleh SMA Taruna Indonesia sebagai institusi yang dinilai.

“Terkait pidana yang dilakukan oleh perseorangan, kita serahkan proses hukum kepada kepolisian untuk menanganinya,” katanya.

Reporter : Maulana
Editor : Zahid Blandino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *