SUMSEL

Tragis, Pria di Banyuasin ini Tewas dengan Luka Bacok Pakai Samurai

SIBERNAS.com, Banyuasin – Rabu pagi pengunjung dan pedangang di Pasar Mega Asri, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin dikejutkan dengan peristiwa pembunuhan terhadap seorang yang diketahui bernama Alex Sebirata (26). Korban tewas bersimbah darah di Lapangan parkir Pasar Mega Asri pada Rabu (31/7/2019) pagi.

Pelaku pembunuhan diketahui berjumlah dua orang,  Saat ini Polisi sedang melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku.

Alex mengalami beberapa luka bacok, terutama di lengan, pundak belakang leher dan beberapa luka bacok di bagian tubuh yang lain.

“Saya kurang tau pasti kejadiannya, saya sedang jualan, terus dapat kabar anakku Alex dicincang orang,” kata ibu kandung korban, Zaimah saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel, Rabu (31/7/2019).

Lihat Juga :  OKI Dukung Gerakan Sumsel Mandiri Pangan dari Sekolah dan Perkantoran

Zaimah yang kaget langsung datang ke lokasi. Dia melihat putra keenamnya itu tergeletak di tanah. Bahkan kondisinya sudah kejang-kejang dan tubuhnya juga dipenuhi luka bacok.

“Aku sampai sekitar jam 06.20 WIB, dia masih hidup dan bernafas. Aku lari cari mobil untuk bawa ke rumah sakit,” kata Zaimah yang terus menangis.

Mobil belum dapat, Zaimah kaget saat lihat korban semakin lemah bersimbah darah. Dia kemudian minta warga agar mencari pertolongan.

“Ya pas cari mobil itu meninggal, udah tidak tahan anakku dicincang, dibacok. Nggak tahu masalahnya apa,” katanya.

Saat disinggung identitas pelaku, wanita berusia 51 ini menyebut pelakunya merupakan juru parkir di Pasar Mega Asri yang juga sering ribut dengan warga.

“Pelakunya Dedi, orang biasa panggil dia Gonjes. Dia itu bawa senjata api, pedang dan samurai juga kalau jaga parkir. Tapi pelaku satunya lagi nggak kenal,” jelas Zaimah.dikutip  dari globalplanet.news

“Ada 2 samurai tadi di dekat mayat anak aku. Satu gagangnya sudah lepas dan penuh darah semua,” katanya sambil menangis.

Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Pinem saat dimintai konfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Alex dibawa ke RS Bhayangkara untuk diautopsi.

“Benar kejadiannya, ini anggota sedang di lokasi. Kronologi lengkapnya seperti apa nanti pasti disampaikan lagi,” ujar Yudhi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.