SRIWIJAYA FC

Mau Menang dari SFC, PSMS Siap Halalkan Segala Cara

Sibernas.com, Medan-PSMS Medan memiliki beban besar saat menjamu Sriwijaya FC (SFC) dalam pekan ke-9 Liga 2 di Stadion Teladan, Sumatera Utara, Kamis (1/8/2019) sore 15.30 WIB.

Bahkan, Pelatih PSMS Abdul Rahman Gurning bakal menggunakan cara apapun untuk meraih kemenangan. Laga bertajuk Derby Andalas itu diprediksi bergulir ketat, lantaran kedua tim memiliki poin yang sama, yakni 16. Tim Ayam Kinantan berada di posisi kedua, sedangkan Sriwijaya di posisi ketiga. Hanya saja, PSMS unggul produktifitas gol.

Pelatih PSMS Abdul Rahman Gurning
mewaspadai betul kualitas tim tamu. Untuk mengalahkan Laskar Wong Kito, dia sudah menginstruksikan anak asuhnya untuk menghalalkan segala cara.

“Kami harus manfaatkan laga besok sebagai tuan rumah. Saya akan instruksikan kepada pemain untuk bermain dengan segala cara demi memenangkan pertandingan besok, tapi tetap sportif,” ujar Pelatih PSMS, Abdul Rahman Gurning saat memberikan keterangan di Sekretariat PSMS, Kebun Bunga, Rabu (31/7/2019).

Meski memasang target tiga poin, tapi Gurning mengingatkan anak asuhnya untuk tidak gegabah. Bahkan, dia memilih untuk bermain bertahan pada menit-menit awal pertandingan.

“Kami lihat dulu gaya permainan Sriwijaya, jangan sampai terikut dengan permainan mereka. Pada 15 menit awal, kami akan bertahan dulu, setelah itu baru kami lakukan penyerangan,” ungkapnya.

Menghadapi Sriwijaya, menurut Gurning, akan dijadikan momentum untuk membangkitkan kembali semangat pemain PSMS, apalagi kali ini laga akan digelar di kandang mereka sendiri.

“Kami akan main ngotot besok, Apapun ceritanya poin tiga angka harus kami dapat. Kami tak ingin mengecewakan harapan pendukung kami yang selama ini terus memberikan dukungan,” katanya.

Gurning mengakui Sriwijaya FC tidak mudah dikalahkan, karena dihuni skuad bertabung bintang. Di bagian bawah mereka punya Kiper Galih Sudaryono. Kemudian ada pemain naturalisasi Bruno Casimir. Lalu di depan ada Yongky Aribowo.

“Kami tetap bermain ngotot karema salah satu strategi yang kami terapkan untuk meraih kemenangan. Sriwijaya tim solid. Tapi kami main di kandang sendiri dan momentum sebagai tuan rumah itu harus kami manfaatkan dengan sebaiknya. kami juga mohon dukungan dan doa dari masyarakat dan pecinta PSMS,” katanya.

Menanggapi tidak tampilnya striker andalan SFC Airlangga Sucipto, menurut Gurning, termasuk keuntungan bagi PSMS, karena Airlangga adalah pemain berpengalaman di Liga 1 bersama Persib dan SFC.

“Namun kondisi itu tidak boleh membuat kami lengah, karena bisa jadi pemain penggantinya justru lebih baik lagi. Sriwijaya tim bagus, artinya semua pemain yang dimilikinya memiliki kualitas. Jadi semua pemain Sriwijaya harus kami waspadai. Kami sama-sama memiliki nilai 16, jadi pertandingan besok akan sangat penting bagi kedua tim,” beber dia.

Disinggung mengenai peluang Mohamadou Al Hadji, yang pada dua laga terakhir tak dimasukkan Gurning line up, menurut Gurning, semangat Al Hadji sudah kembali. Saat latihan, ia menilai Al Hadji sudah terlihat fokus.

“Al Hadji kemungkinan akan kami mainkan kembali. Saya lihat semangat dia sudah kembali. Tidak ada masalah lagi, saat latihan juga sudah serius. Jadi akan masuk dalam line up dia,” ujar Gurning, Rabu (31/8/2019).

Meski sudah semangat kembali, Gurning belum bisa memastikan Al Hadji masuk dalam starting eleven. Ia akan melihat kondisi terakhir sebelum pertandingan dimulai. Setidaknya pagi hari akan ia tanyakan lagi siap atau tidaknya Al Hadji untik diturunkan.

“Besok pagi saat senam, akan saya tanya lagi kepada dia siap atau tidak. Karena seperti kemarin, saat saya tanya siap dimainkan atau tidak, dia bilang tidak,” ucapnya.

Jika Al Hadji tak dimasukkan dalam starting eleven, duet Afiful Huda dan Andre Sitepu akan kembali mengkomandoi benteng pertahanan Ayam Kinantan. Apalagi menurut Gurning, duet Andre dan Afiful terbilang bagus hingga saat ini. Kemungkinan ia masih percayakan Andre Sitepu yang selama ini menggantikan peran Al Hadji.

“Kemarin kami lihat pasangan Andre dan Afiful sebelumnya cukup bagus juga. Jadi mungkin bisa jadi duet mereka saya coba lagi,” pungkasnya.

Sementara gelandang PSMS Natanael Siringoringo mengaku sudah tak sabar merumput bersama tim Ayam Kinantan. Natanael memiliki motivasi lebih setelah pulang menjalani pemusatan latihan Timnas U-23.

“Saya sangat siap main besok. Tidak ada kendala juga diri saya. Karena di sana saya tetap latihan juga, jadi kondisi fisik tidak berpengaruh. Saya makin termotivasi untuk main bersama PSMS,” pungkasnya.

Reporter/Editor : Zahid Blandino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.