PENDIDIKAN

Palembang Kekurangan Pelatih Marching Band

Sibernas.com, Palembang-Kendati kompetisi marching band terus digelar secara berkesinambungan, namun Palembang masih kekurangan sumber daya manusia (SDM) pelatih di semua jenjang sekolah.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Palembang Ahmad Zazuli usai pembukaan Marching Band Pelajar Open 2019 di halaman Rumah Dinas Walikota Palembang, Selasa (30/7/2019).

Ahmad Zazuli yang hadir sebagai Ketua Pelaksana marching band Pelajar Open 2019 mengatakan, kompetisi ini digelar guna mengembangkan bakat dan potensi pelajar di bidang olahraga kreasi marching band.

Kompetisi ini diikuti 33 tim dari berbagai daerah di Sumsel. Sebut saja dari Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir dan sebagainya.

“Kita telah sediakan reward baik uang pembinaan maupun tropi. Kita berharap tahun depan lebih maksimal,” urainya.

Zazuli mengakui, meski marching band tersebar di setiap sekolah di Palembang namun ketersediaan pelatih masih sangat minim.

“Saat ini kita sedang mendata SDM pelatih kita ada berapa sedangkan kekurangan nya ada berapa. Sehingga nanti kita bisa cari solusinya,” urainya.

Sementara itu, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda menyambut baik lomba marching band tingkat pelajar    se-Kota Palembang. Melalui kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan cinta tanah air serta persatuan dan kesatuan.

“Apalagi di sekolah-sekolah ada alat drumb band, namun terkendala tidak bisa berlatih karena kekurangan pelatih. Untuk itu Ibu berjanji, tahun 2020 nanti, Insya Allah kita siapkan pelatih yang akan melatih di sekolah, baik tingkat SD, SMP, SMA maupun SMK,” urainya.

Dia menambahkan, para pemenang di ajang ini bisa berkesempatan untuk ikut di kejuaraan tingkat nasional.

“Dan pemenangnya pasti akan kita apresiasi dengan reward khusus,” pungkasnya.

Reporter : Abdullah
Editor : Zahid Blandino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.