SUMSEL

Komisi IV DPR RI Pantau Program Pertanian di Sumsel

Sibernas.com, Palembang-Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang di Ketuai Edi Prabowo kembali menyambangi Provinsi Sumsel dengan tujuan memantau perkembangan langsung langsung progres kegiatan di sektor pertanian yang telah mereka usung.

Edi mengatakan, jika sepanjang lima tahun terakhir Provinsi Sumsel merupakan daerah paling sering yang mereka kunjungi.

“Kami terus memperjuangkan program -program di Sumsel. Prosentasinya mungkin terbesar di Indonesia karena dulu sebelum sebelum kami di komisi ini, anggaran hanya Rp88 miliar sekarang mendekati Rp1,4 triliun. Kami juga menghormati upaya dan kerja keras Sumsel yang berhasil meningkatan gabah lebih dari 200 persen. Belum lagi Perhutanan dan Perikanan,” kata Edi Prabowo saat melakukan kunjungan kerja, Senin (29/7/2019).

Lanjutnya, Sumsel memiliki Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) sebanyak 200 hektare yang tersebar di sembilan kabupaten di Sumsel. Dirinya berharap, terobosan pengelolaan Sawah Rawa Sumsel mendapat perhatian khusus agar me jadi pionir bagi daerah lain.

Lihat Juga :  Pj Gubernur Sumsel Imbau Masyarakat Jaga Iklim Kondusif di Sumsel hingga Pilkada Mendatang

“Kunker kita ini untuk melihat sejauh mana program itu berjalan dan dimana kendalanya. Kalau kendala dan deadlock kita diskusikan dan carikan solusinya. Sehingga di 2020 bisa kita dorong mana saja yang masih kurang dan terhambat,” ujar Edi

Sementara itu, Sekda Provinsi Sumsel, Nasrun Umar berharap jika Komisi IV selalu memberikan dukungan komisi itu terhadap sejumlah Program di Sumsel terutama di bidang pertanian, perikanan dan kehutanan.

Selain lahan untuk sawah rawa, lanjut Nasrun Sumsel juga mendapatkan kegiatan lainnya seperti program pembangunan pasar ikan modern dari Dirjen PDSPKP Kementerian Kelautan ran Perikanan. Pasar seluas 9000 meter persegi ini akan dimanfaatkan untuk menampung berbagai jenis ikan untuk diperdagangkan.

“Pasar ini berlokasi di Simpang Patal dan sudah progres sekitar 6-7 persen,” katanya

Lihat Juga :  Jelang Perayaan Cap Ho Meh 2024, Satlantas Polrestabes Palembang Lakukan Rekayasa Lalulintas

Mengenai kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dirinya memaparkan bahwa jumlah hotspot terus mengalami penurunan di Sumsel. Pemprov pun telah mengaktifkan 1.500 personel dari TNI, Polri, Pol PP beserta grup pemadam kebakaran dari beberapa perusahaan.

“Kami juga terus mensosialisasikan penanggulangan karhutla dan menyebarkan maklumat Gubernur bersama Kapolda dan Pangdam II Sriwijaya,” ujar Nasrun

Nasrun menambahkan, Dengan adanya program-program itu di Sumsel baik di bidang Pertanian, Kehutanan dan Perikanan serta Perum Bulog diharapkan dapat meningkatkan perekonomian di Sumsel serta meningkatkan kesejahteraan petani.

“Karena itu saya berharap pimpinan dan anggota Komisi IV tetap memperjuangkan anggaran pembangunan di sektor pertanian, Kehutanan, Kelautan dan Perikana serta Perum Bulog di Sumsel,” ungkapnya.

Reporter : Maulana
Editor : Zahid Blandino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.