SRIWIJAYA FC

Awal Masuk ‘Double Winner’, Waktu Keluar SFC Degradasi

Sibernas.com, Palembang-Amrizal punya banyak cerita setelah empat musim membela Sriwijaya FC (SFC), termasuk di Liga 2 musim 2019. Bahkan, dia menyebut jika SFC sebagai ‘rumah’ keduanya.

Pemain kelahiran Kuatan Singingi, Riau, 1 Februari 1981 itu, bergabung di SFC sejak awal musim 2017 hingga 2010. Hebatnya, pada musim perdananya dia mampu mempersembahkan gelar double winner 2007. Serta ditambah tiga gelar Piala Indonesia tiga musim berturut-turut.

Sepeninggalan Amrizal, SFC sempat mengukir prestasi hebat setelah menjuarai kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2011/2012. Namun setelahnya, prestasi Laskar Wong Kito menurun, hingga akhirnya terdegradasi ke Liga 2 musim 2018.

“Banyak suka duka gabung di SFC, tapi lebih banyak sukanya. Awal gabung SFC tahun 2007 langsung juara double winner dan berlanjut juara Piala Indonesia tiga kali. Sedihnya, saat saya keluar justru SFC degradasi ke Liga 2. Tapi Insya Allah musim depan kita sudah kembali ke Liga 1,” kata Amrizal saat dibincangi belum lama ini.

Amrizal mengatakan, semua orang di SFC seperti pelatih, manajemen, dan ofisial sudah seperti keluarga baginya. Bahkan, saking dekatnya mereka pernah tidur berempat dalam mess.

“Itu untuk membangun chemistry untuk tim, dan semua pemain saya dekat semuanya, termasuk manajemen dan ofisial. Kalau makanan yang paling disukai di Palembang pasti pempek, karena saat tiba di Palembang langsung ditawari kuliner pempek, bukan makanan lain. Masyarakat Palembang sangat ramah dengan orang asing dan Palembang sekarang maju sangat pesat,” pungkas mantan pemain PSPS Pekanbaru itu.

Reporter/Editor : Zahid Blandino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.