SRIWIJAYA FC

Didenda Rp75 Juta, SFC Timbang Opsi Banding

Sibernas.com, Palembang-Sriwijaya FC (SFC) mulai bereaksi usai diganjar sanksi oleh Komisi Disiplin (Komdis) pascapertandingan melawan PSCS Cilacap di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (7/7/2019).

SFC melalui PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) berencana mengajukan opsi banding terkait sanksi denda yang diberikan Komdis PSSI. Meski demikian, SFC terlebih dahulu mempelajari putusan Komdis sebelum melakukan banding.

“Masih kita pelajari, apakah banding atau menerima keputusan sanksi Komdis. Kita lihat, apakah banding ini memungkinkan atau tidak, karena Komdis punya bukti foto yang valid,” ungkap Sekretaris PT SOM Faisal Mursyid, Jumat (19/7/2019).

Faisal menjelaskan, sebelum Komdis menjatuhkan putusan, SFC sudah memberikan klarifikasi, namun hasil keputusan menyebutkan jika SFC terbukti melakukan pelanggaran kedisiplinan.

“Bukti foto adanya flare dan suporter yang memasuki lapangan saat melawan PSCS Cilacap sudah jelas,” jelasnya.

Lalu kenapa flare bisa masuk ke dalam stadion? Faisal menjelaskan, saat di pintu masuk semua penonton dan suporter sudah diperiksa, namun mungkin masih ada suporter yang lolos melalui cara lain.

“Kita akan rapatkan nanti dengan panitia pelaksana pertandingan, bagaimana agar ini tidak terjadi lagi, serta mencegah jangan ada flare yang masuk ke dalam tribun,” pungkas Faisal.

Sementara Manajer SFC Hendri Zainuddin mengatakan, denda yang dijatuhkan Komdis PSSI menjadi kerugian bagi tim SFC.

“Mohon dewasalah kepada suporter, kita sudah 14 tahun. Denda ini jelas sangat merugikan bagi klub. Sayang uang Rp75 juta itu, karena bisa untuk bonus pemain dua kali,” kata calon kuat Ketua KONI Sumsel itu.

Hendri juga berharap, kejadian serupa tidak terulang lagi. Pasalnya, dana tersebut harusnya bisa dialokasikan untuk kebutuhan lain yang lebih penting.

“Semoga kejadian ini yang terakhir, karena kita semua ingin memberikan yang terbaik bagi SFC. Apalagi, SFC mengusung target utama lolos ke Liga 1 tahun 2020,” kata Hendri mengakhiri.

Untuk diketahui, dalam salinan keputusan Komisi Disiplin PSSI tanggal 16 Juli 2019, Nomor 011/L2/SK/KD-PSSI/VII/2019 disebutkan terbukti ada flare di 3 titik di Tribun Selatan dan suporter turun ke lapangan. Kejadian itu diperkuat dengan bukti-bukti yang membuktikan terjadinya pelanggaran disilplin

“SFC melanggar Pasal 70 lampiran 1 Jo Pasal 34 ayat (3) kode disiplin PSSI dan menjatuhkan denda sebesar 75 juta rupiah,” bunyi salinan keputusan tersebut yang diketuai Asep Edwin Firdaus, Wakil Ketua Umar Husein, dengan anggota Eko Hendro Yusuf Bachtiar.

Dalam putusan itu juga disebutkan, denda harus dibayar 14 hari setelah keputusan melalui transfer ke Bank Mandiri. Selain itu, pengulangan terhadap pelanggaran mendapat sanksi yang lebih berat.

Reporter/Editor : Zahid Blandino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.