SRIWIJAYA FC
Trending

Lawan Persibat, Pilih Rahmat atau Bruno, Coach?

Sibernas.com, Batang-Misi tiga poin diusung Sriwijaya FC (SFC) saat melawat ke markas Persibat Batang, pada lanjutan Liga 2 2019 di Stadion Moh Sarengat, Kabupaten Batang, Kamis (18/7/2019) pukul 15.30 WIB.

SFC datang dengan modal kurang bagus, menyusul kekalahan 0-2 dari Persita Tangerang, Sabtu (13/7/2019). Ini sekaligus kekalahan pertama Laskar Wong Kito di pentas sepakbola kasta kedua Indonesia tersebut.

Melawan Persibat, lini pertahanan menjadi fokus pembenahan Pelatih Kas Hartadi, dengan membenahi compact defense yang rapat. Yang jadi persoalan kini, siapa yang bakal dipercaya Kas Hartadi menjadi tandem Amrizal di jantung pertahanan SFC, Rahmat Juliandri atau Bruno Casimir.

Secara permainan, baik Rahmat maupun Bruno sama baiknya. Rahmat sudah dua kali diturunkan, tepatnya saat menang 2-0 atas PSCS Cilacap di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (7/7/2019). Serta kalah 0-2 di kandang atas Persita. Duet Amrizal dan Rahmat kemasukan dua gol.

Sementara Bruno sempat diparkir pada dua laga terakhir, dan berhembus kabar terlibat perselisihan dengan Kas Hartadi. Pemain naturalisasi itu, sudah tiga kali bermain, yakni saat menang 1-0 melawan Perserang Banten, Minggu (23/6/2019), imbang 0-0 di kandang Cilegon United, Kamis (27/6/2019), serta membantu SFC menang 3-1 atas PSGC Ciamis, Selasa (2/7/2019). Dari tiga laga itu, duet Bruno dan Amrizal hanya kemasukan satu gol.

Secara kualitas, Bruno unggul dalam duel bola atas, intersep yang baik, serta memiliki keunggulan body charge. Sementara Rahmat memiliki kecepatan, jago dalam duel satu lawan satu, serta cepat menghalau serangan balik lawan. Lalu siapa yang bakal dipilih Kas Hartadi?

Saat dibincangi, Kas Hartadi mengaku, baru akan memutuskan siapa tandem Amrizal di posisi stopper hingga besok pagi. Kata dia, Rahmat dan Bruno sama baiknya, dan rotasi pemain menjadi pertimbangan penting untuk menjaga kondisi pemain tetap bugar.

“Bruno bisa saja diturunkan karena dia sudah istirahat dua hari, tapi kita lihat sampai besok pagi. Rotasi juga jadi pertimbangan, karena kita harus lihat kondisi fisik pemain, dan siapa yang sudah mendapat kartu agar tidak terjadi akumulasi kartu di pertandingan selanjutnya,” kata Kas Hartadi, Rabu (17/7/2019).

Arsitek asal Solo itu menambahkan, melawan Persibat di laga away, dia harus fokus pada compact defense serta counter attack.

“Kita latih dari bertahan ke menyerang dan juga menyerang ke bertahan. Sejauh ini pemain sudah memahami instruksi yang saya berikan,” pungkas Kas Hartadi.

Reporter/Editor : Zahid Blandino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.