PALEMBANG

Polda Sumsel Berhasil Ringkus 4 Bandar Sabu Antar Provisi

SIBERNAS.com, Palembang – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel berhasil  bekuk bandar narkoba jaringan Aceh  di dua lokasi yang berbeda di wilayah hukum Sumatera Selatan pada Selasa 2 Juli 2019.

Keempat tersangka yakni Asri (30) warga Aceh merupakan Mahasiswa, Zainuddin (38)  merupakan Honorer guru bagai TU di Aceh, dan dua orang lagi asal Sumatera Selatan Sugianto (42) Jauhari (54). Keemapat nya ditangpa ditempat berbeda.

Dari tangan mereka, polisi menemukan setidaknya tiga kilogram narkoba jenis sabu yang disimpan dalam dua paket siap edar.

Kepala Kepolisian Daerah Sumsel, Irjen Pol Firli menyebut jika ke empat tersangka ini masuk dalam jaringan sindikat narkoba asal Aceh.

Mereka adalah, Sugianto (42), Jauhari (52), warga Palembang dan 2 warga asal Aceh, yakni Asrin (30) dan Zainudin (36).

Lihat Juga :  APBD Tak Cukup Perbaiki 20 Halte, Pemkot Andalkan CSR

“Anggota kami berhasil menangkap empat tersangka pengedar narkoba jenis sabu, yang lagi-lagi merupakan jaringan asal Aceh dengan barang bukti sabu sebart 3 kilogram,” kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli. Selasa (16/7).

Polisi sendiri mengamankan ke empatnya di dua lokasi berbeda di jalan Lintas Timur Palembang-Jambi dan di Lintas Tengah Lahat-Muaraenim. Mereka ditangkap di dalam mobil bus lintas provinsi, Selasa (9/7/2019) lalu.

Atas penangkapan itu, Firli pun meminta Direktorat Narkoba melakukan kajian agar para bandar dijerat TPPU. Hal ini karena para bandar diketahui kerap mengirim barang haram dengan jumlah besar. “Kita masih melakukan pendalaman termasuk menggali keterangan dari para tersangka yang kita amankan saat ini,” tegasnya, Selasa (16/7/2019).

Lihat Juga :  Kenaikan Gaji 8 Persen ASN Palembang Belum Dibayarkan, Dijanjikan Pertengahan Bulan

Barang haram ini diduga berasal dari luar negeri dan transit di Aceh. Selanjutnya, sabu tersebut dibawa melalui jalur darat menuju Medan untuk dikirimkan ke Palembang.”Barang ini rencananya diedarkan di sini, Palembang sekitarnya,” kata Direktur Dit Narkoba Polda Sumsel, Kombes Farman

Berdasarkan keterangan sementara dari para tersangka, kelompok ini berasal dari Aceh, sering bermain dalam partai besar antara 3-5 Kg. “Sesuai perintah Kapolda, ini akan kaji untuk dikejar Pasal TPPU dari kasusnya,” kata Farman.

Repoter : Deni Wahyudi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.